Setelah makan siang, Joana dengan intruksi dari Killian berlatih menggunakan sihir es nya.
Sihir yang bahkan tidak terdeteksi oleh bola sihir itu.
Joana kini duduk diatas tempat tidur duduk bersilang gaya ala yoga.
"Fokuskan pikiranmu ke satu titik, kemudian rasakan apa yang kau rasakan." Killian memberikan instruksi pelan.
Joana masih terpejam mencoba fokus ke satu titik.
Namun setelah berjam-jam mencoba tetap gagal. Ia tidak mengerti cara kerja sihir disini.
"Bisakah Kau memberiku petunjuk yang lebih mudah kumengerti?" Joana sudah lelah dengan posisinya yang sedari tadi tidak bergerak dari duduk ala yoganya.
Killian menghela napas. "Bahkan anak usia 7 tahun saja langsung mengerti dengan penjelasanku."
Mendengar hal itu, Joana merasa bahwa Killian ini sebenarnya sangatlah menyebalkan. Menghina istrinya sendiri. Awas saja kalau nanti malam minta jatah.
"Begini, apa perbedaanmu yang sekarang dengan dirimu di kehidupan dulu?" Tanya Killian mencoba mencari cara lain belajar ala Joana.
"Perbedaan?" Beo Joana. "Ada." Jawabnya cepat.
"Apa? Apa yang berbeda?"
"Mata. Di kehidupan dulu mataku berwana hitam. Hanya itu yang berbeda dari tubuhku yang sekarang."
"Warna mata hitam?"
Joana mengangguk yakin. "Ah. Disini tidak ada orang yang bermata hitam ya? Pasti kau tidak pernah melihatnya."
"Pernah." Gumam Killian.
"Benarkah? Siapa?" Tanya Joana dengan rasa penasaran yang cukup tinggi. Pasalnya di dunia ini, bola mata hitam sangat langka, bahkan bisa dibilang hanya muncul satu kali dalam seratus tahun.
"Kau. Aku pernah melihatnya darimu. Saat Kau membangkitkan sihirmu."
Joana yang mendengarnya mengerjap mengedipkan matanya beberapa kali. Ia memang tidak ingat peristiwa kebangkitan itu, tapi jika warna matanya berubah hitam, itu seperti tubuh aslinya di kehidupan dulu juga masuk ke dunia novel.
"Baiklah. Sekarang fokuskan pikiranmu. Bayangkan saja warna matamu kembali hitam. Oke?" Killian memegang kedua bahu menyemangati wanita yang ada di depannya.
"Mm. Semangat." Ujar Joana men…
The Killian's Love
Bab 7
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments