"Tanyakan saja pada rekanmu, Dia yang lebih dekat dengan Joana." Timpal Marina malas. Mendekati Joana adalah hal yang pling ia benci.
Jika dulu Marina membenci Joana karena Dia adalah anak kandung keluarga Adalberto sementara dirinya hanya anak dari luar. Sekarang kebencian Marina bukan tentang hal itu, apalagi jiwa Marina sudah berganti.
Alasan kenapa Marina tidak suka kehadiran Joana adalah Joana merupakan sebuah bug yng kemungkinan akan membuatnya mati di dunia ini. Meskipun akhir dari antagonis sudah di tentukan dalam novel, tapi tetap saja Marina tidak suka dengan adanya Joana.
Apalagi ingatan mengerikan pemilik tubuh yang hampir saja mati ditangan Joana.
"Tuan," Tiba-tiba masuklah seseorang berbadan besar menggunakan jubah yang menutupi seluruh tubuhnya datang dengan teleportasi.
Keduanya pun menatap pria misterius itu. "Nona Joana sudah tahu identitas Lady Akira, Tuan." Ujar Pria itu membungkuk ala kesatria.
Marina yang mendengarnya mengangkat alisnya terkejut, ternyata Joana yang bodoh itu bisa mengetahui perubahannya.
"Apa rencana Joana denganku?" Tanya Marina pada pria itu.
"Nona akan tetap berpura-pura menganggap Anda sebagai Lady Akira,"
Stevan menyunggingkan senyum culasnya. "Dia memang bodoh," Gumam Stevan menyetujui pernyataan Marina sebelumnya. "Terus awasi Joana," Perintah Stevan yang kemudian diangguki oleh pria misterius itu dan kemudian menghilang.
"Lalu apa rencanamu selanjutnya?" Tanya Marina. "Aku sudah muak tersenyum dengan wanita bodoh itu lagi,"
"Kau latih saja sihirmu." Balas Stevan dingin meninggalkan Marina di ruang itu.
"Ck" Decak Marina menatap punggung Stevan yang mulai menjauh.
Lantas ia menyandarkan kepalanya di kursi kayu. Ia menghembuskan napas pelan menatao langit-langit. 'Aku ingin hidup lama di dunia ini,' Gumamnya seorang diri.
***
Sesuai dengan saran Killian. Ia mengeluarkn sihir esnya untuk membuat Foresta Fredda tetap turun salju. Meski lelah dan mengeluarkan banyak tenaga ia harus tetap melakukannya.
"Kau datang?" Sahut Jo…
The Killian's Love
Bab 44
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments