"Apa yang Kau baca?" Tanya Killian masih bermanja diperut ramping istrinya.
Joana tergelak karena risih diperut seperti digelitik, lantas Joana meletakkan bukunya diatas nakas yang ada disampingnya.
Masih dalam posisi menyender, Joana mengusap rambut Killian yang sudah kering, padahal belum ada 5 menit Killian mandi, tapi rambutnya sudah kering saja. Apa karena sihir juga?
"Sayang," Sahut Joana dan Killian hanya menjawabnya dengan deheman. "Darimana Kau tahu usiaku 26 tahun?" Tanya Joana mengingat saat Killian terbangun setelah dua hari tertidur.
Mendengar pertanyaan itu, Killian bangkit dan ikut bersender disamping Joana. Ia menatap netra yang kembali menjadi biru itu. "Ada yang ingin kutanyakan padamu." Balas Killian. "Siapa nama Ibumu?"
Joana menaikkan kedua alisnya tidak mengerti arah percakapan ini. "Clarissa Adalberto?" Jawab Joana menyebutkan nama ibu si pemilik tubuh.
"Bukan Dia, tapi Ibumu di dunia sana."
"Tania Alexandra." Jawab Joana kemudian. "Kenapa?"
Killian mulai merubah posisinya hingga duduk tegak menghadap Joana.
Melihat hal itu, Joana semakin bingung, tiba-tiba Killian berubah serius.
"Siapa nama Bibimu?"
"Bibiku?" Beo Joana. "Daniova." "Hei. Apa ada yang Kau sembunyikan dariku?" Sambung Joana bertanya penuh selidik.
Killian menghela napas panjang.
"Dua hari sebelum Aku pingsan, saat Aku ke menara sihir, Aku bertemu dengan Putri Tania." Jelas Killian kemudian.
Joana menaikkan sebelah alisnya tetap diam menyimak kelanjutan cerita Killian.
"Aku juga bertemu dengan Killian." Sambung Killian.
"Apa maksudmu?" Tanya Joana yang sudah mulai bingung dengan ucapan suami di depannya.
Killian pun akhirnya menceritakan secara detail sejak kejadian ruang rahasia menara sihir sampai dirinya yang berada di dunia lain, dunia dimana Joana tertidur koma dengan didampingi Daniova.
"Jadi aku masih hidup?" Sahut Joana senang sepertinya ada harapan untuk dirinya kembali. "Aku benar-benar masih hidup?" Air mata Joana mengalir tanpa peringatan. Di dalam lubuk hatinya yang…
The Killian's Love
Bab 17
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments