Killian tanpa ragu sedikitpun langsung menebas pria yang berteriak histeris membela Stevan. Telinganya sakit mendengar teriakan itu.
Cratsss
Lucius terjatuh ke lantai dan memberikan banyak cipratan darah di baju Killian. "Aisshh," Killian melihat noda darah yang terkena bajunya. "Joana tidak akan suka dengan noda darah ini." Sahutnya memberikan pedangnya pada Aarash.
Killian mundur untuk melihat bagian bajunya yang terkena darah. Dan sialnya ia terlalu bersemangat menebas Lucius sehingga darahnya cukup banyak terciprat dibajunya.
"Aarash, Beri mereka satu kesempatan dan bunuh jika mereka tidak mau mengambil kesempatan itu," Sahut Killian mendudukkan dirinya di kursi yang cukup jauh. Ia tidak ingin ada darah yang terciprat di bajunya lagi.
***
Setengah jam sudah Aarash dan Killian mengeksekusi para pengikut Stevan. Masih ada satu yang masih hidup. Karena Dia adalah satu-satunya yang pintar yang masih menyayangi nyawanya sendiri daripada berkorban demi Stevan.
Killian menyudahi acaranya dan membiarkan tahanan istirahat sebelum kematiannya.
Ya, Killian tidak akan membiarkannya hidup, Dia yang telah menghianati tuannya layak mati.
"Introgasi Dia kemudian lakukan sesukamu," Ujar Killian pada Aarash berada di luar area eksekusi.
Aarash tersenyum bahagia mendengar ucapan Killian. Tidak biasanya ia akan diberi tugas untuk membunuh semua sampah itu. Seringnya Killian yang menghabisi para sampah dan tidak menyisakan untuk Aarash.
"Baik, Tuan. Saya tersanjung dengan kemurahan hati Anda." Lebih terpatnya ia tersanjung pada Joana yang membuat Killian seperti ini, jadi Dia memiliki kesempatan untuk membunuh para tikus sampah itu.
***
Pagi harinya, Killian bangun dan tidak menemukan Joana disampingnya. Ia segera bangit, mengambil jubah tidurnya dan berjalan keluar mencari Joana.
Tempat yang pertama kali ia cari adalah dapur. Selain kamar, dapurlah yang menjadi nomor dua tempat yang sering dikunjungi Joana.
Namun nihil, Killian tidak menemukan Joana disana. Disana hanya ada beberap…
The Killian's Love
Bab 31
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments