"Anda tahu Ibu Saya?" Ujar Joana.
"Ibu?" Beo nenek itu terkejut.
"Iya, Tania Alexandra adalah Ibu Saya." Balas Joana. "Silahkan duduk dulu." Sambung Joana mempersilahkan dengan ramah.
"Nenek, Aku tinggal ya. Kalian bicaralah dengan nyaman." Sahut Ellia izin meninggalkan ruangan.
"Anda sangat mirip dengan lukisan. Rambut dan mata. Anda sangat mirip." Gumam nenek itu setelah Ellia pergi.
Mendengar hal itu membuat Joana dan Killian penasaran. Siapa Dia dan bagaimana Dia tahu wajah putri Tania yang disembunyikan oleh istana.
"Siapa Anda? Bagaimana Anda tahu wajah Ibu Saya?" Tanya Joana dengan rasa ingin tahu yang sangat tinggi.
"Ah, maaf Saya lupa memperkenalkan diri, Saya adalah putri dari pelayan yang melayani putri Tania. Ibu Saya dulu adalah dayang pribadi Putri Tania." Ujar nenek itu gugup.
Joana dan Killian saling tatap sejenak. "Dayang?" Beo Joana.
"Saya tidak menyangka Anda masih sangat muda." Ujar nenek itu lagi.
Dan Joana hanya tersenyum, "Ceritanya cukup panjang, tapi Saya benar adalah Anak dari Putri Tania Alexandra dan Putra Mahkota terdahulu, Killian De Fredda."
"Saya percaya nyonya, Anda sangat mirip dengan Putri Tania."
"Jadi apa yang ingin Anda katakan? Rekan Saya bilang Anda tahu tentang taman surga? Apa itu benar?" Ujar Killian kemudian.
"Ah, iya Tuan, Nyonya." Balasnya gugup dan takut dengan aura Killian yang mendominasi.
Nenek tua itu kemudian mencoba mengeluarkan sesuatu dari balik celemek lusuhnya.
Terilhat sebuah buku tua yang ia keluarkan.
Nenek tua kemudian memberikannya pada Joana. "Saat Ibu Saya meninggal, Saya menemukan buku ini. Dan Saya tidak sengaja membacanya Nyonya. Saya minta maaf." Ujar Nenek itu sembari takut sambil duduk bersujud meminta maaf.
"Anda tidak perlu meminta maaf, silahkan berdiri." Ujar Joana tak enak melihat seorang wanita yang jauh lebih tua darinya bersujud meminta maaf pada bukan kesalahannya. Apakah orang di dunia ini selalu seperti ini?
Nenek itu dengan takut-takut berdiri kemudian duduk kembali. Gestur tubuhnya ma…
The Killian's Love
Bab 74
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments