Sudah satu Minggu penyelidikan dilaksanakan. Tapi selama satu ini tidak menemukan sesuatu.
Sementara para rakyat biasa di Foresta Fredda sedang berbahagia karena cuaca yang menghangat yang dianggapnya sebuah keajaiban, tapi di sisi Killian dan Joana ini awal dari bencana yang tidak boleh terjadi.
Setiap kali melangkahkan kaki ke area lingkungan tinggal rakyat biasa, ada kebahagian besar di wajah mereka. Dan tentu Joana yang melihatnya hanya terdiam. Ia tidak ingin membuat mereka merasakan takut atau khawatir dengan fakta yang akan terjadi.
Joana terus melangkahkan kaki di dampingi oleh Killian dan Zero di sisi dan kanan, sementara Daisy di belakang mereka.
Joana merasa ketakutan melihat senyum orang-orang itu akan hilang digantikan dengan kepedihan yang dalam seperti penglihatannya dulu dimana Foresta Fredda akan menjadi benua hitam.
"Belok kesini, Sayang," Sahut Killian menggandeng tangan kecil Joana berbelok menuju gang sempit yang sangat kecil yang hanya bisa di di lalui satu orang saja.
Mereka berempat berjalan menyusuri lorong itu dengan barisan Killian di depan, Joana, Zero, dan Daisy. Tujuan mereka adalah tempat persembunyian.
Dan selama perjalanan tadi, untung saja mereka memakai jubah khas ala bangsawan. Bukannua menyamar sebagai orang biasa, Joana memiliki ide untuk tidak menyembunyikan status bangsawan mereka. Karena banyak dari bangsawan kelas atas yang sering bepergian keluar dengan menggunakan jubah mahal ini. Jadi mereka tidak terlalu dicurigai.
***
Satu minggu sebelumnya...
"Aaa-aa-Ayah," Ujar Zero gugup.
Joana pun tersenyum mendengarnya. Tapi sepertinya tidak dengan Killian. Dia tetap memasang wajah esnya.
Tapi yang sebenarnya terjadi, Killian juga tersenyum, tapi sayangnya tidak ada yang menyadarinya. Pria itu terlalu gengsi untuk menunjukkan senyumnya pada anak kecil di depannya.
"Sekarang sudah hampir gelap, Aku akan memasak untuk kalian berdua," Balas Killian gengsi pura-pura mengabaikan pnggilan Ayah pada dirinya. Dia bangkit menggenggam tangan…
The Killian's Love
Bab 50
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments