Marina dengan santai datang ke penjara khusus milik Stevan. Namun saat ia masuk, ia dikejutkan dengan Stevan yang nampak kasihan dengan dua pedang yang menusuk dadanya. Dan lebih terkejutnya lagi, ternyata Stevan masih hidup dengan dua tusukan pedang itu. Jika orang biasa di dunia nyata pasti Stevan sudah meninggal di tempat.
"Kau baik-baik saja?"
"Panggil dokter sekarang!"
Bukannya langsung memanggilkan dokter sesuai permintaan Stevan, Marina malah dengan santainya duduk di kursi penyiksaan yang ada di dalam penjara itu, "Siapa yang melakukannya? Dan dimana gadis pembohong itu?"
"Dia pergi dibawa Max dan Killian."
"Benarkah?" Bukannya marah atau emosi karena Daisy menghilang, Marina malah tertawa terbahak bahak menertawakan nasib soal Stevan, "Jadi Max menghianatimu?"
Stevan yang mendengarnya cukup jengkel, di telinganya Marina telah menghinanya.
"Aku harus mengingat hari ini, seorang Stevan dengan sihir api hitam dikalahkan oleh pemilik sihir biasa. "Tapi bisa di pahami sih, Seorang Stevan kalah oleh iblis haus darah."
"Diam dan cepat panggilkan dokter untukku!" Ujar Stevan dengan geram.
"Oke oke. Akan ku panggil sekarang."
***
"Gimana keadaannya?" Tanya Joana berdiri di samping ranjang Daisy, sementara di sebrang ada Ellia yang sedang memeriksa perkembangan keadaan Daisy.
"Daisy sudah mulai membaik, Dia masih koma. Tapi luka-luka yang ada di tubuhnya berangsur sembuh." Balas Ellia.
Joana bernapas lega meski kasihan pada Daisy yang terbaring koma karena keputusannya. "Syukurlah, terimakasih Ellia."
"Sama-sama, Joana." Balas Ellia. Setelah beberapa hari bersama, Ellia dan Joana mulai akrab dan saling memanggil dengan nama alih-alih panggilan formal. Dan tentu saja Joana menyukai panggilan itu, sejak di dunia ini, orang yang memanggilnya dengan nama hanya Killian, keluarganya, dan Marina yang berpura-pura menjadi Akira Asher.
Tok tok
Suara ketukan dari Kenzie.
"Ada apa?" Tanya Ellia melihat ke arah ambang pintu dimana Kenzie berdiri.
"Kita membutuhkan Anda, Grand Du…
The Killian's Love
Bab 71
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments