Catarina Adalberto.
"Kemungkinan Ibu dari Hedes ini adalah orang dari duniamu dan Hedes yang dimaksud adalah Stevan Anderson." Ujar Kenzie setelah ikut mendengarkan buku yang dibaca oleh Joana.
"Hedes sudah disegel Ibunya. Dan segel yang mengorbankan nyawa pembuat segel, itu berarti segel hanya bisa dibuka dengan mengorbankan nyawa juga," Timpal Ellia ikut menyimak cerita Joana.
Joana dan Killian pun mengangguki argumen Ellia.
"Jadi?" Tanya Kenzie kemudian.
"Mungkin benar jika Ibu Hedes ini berasal dari dunia yang sama denganku, tapi Kita harus mencari tahu tentang siapa Catarina sebenarnya. Hanya Dia satu-satunya kunci dibalik semua ini."
"Bagaimana kelanjutan ceritanya?" Tanya Killian melihat buku yang masih tebal belum terbuka.
"Buku ini hanya menceritakan silsilah keluarga Adalberto, dan cerita Hedes berhenti disitu. Lagi pula ada halaman yang sengaja dirobek yang tidak diketahui kelanjutan cerita Hedes."
"Satu hal yang pasti, Stevan Anderson cocok dengan semua ciri-ciri fisik dan kekuatan sihir yang dimilki Hedes." Sambung Joana.
"Okey, anggap Stevan adalah Hedes. Hanya hati beku yang dapat menghilangkan kegelapan." Timpal Kenzie lagi kemudian disambung Ellia, "Dan hati beku kemungkinan adalah Anda, Lady Joana Edellyn."
"Jika itu memang benar, tapi bagaimana?" Tanya Joana yang membuat ketiganya bingung. Cerita berhenti karena sobekan itu, jadi Joana tidak tahu lagi bagaimana cara hati beku menghilangkan kegelapan.
Haaahhh
Joana pun menghela napas panjang merebahkan punggungnya diatas kursi kayu.
Jika pada dasarnya api dapat mencairkan es, tapi bagaimana es mengalahkan api?
Bukan api yang kalah, tapi es yang duluan mencair.
"Mencair..." Gumam Joana menatap jendela dengan pohon yang dulunya tertutup salju sekarang sudah menunjukkan warnanya, es yang dulu menutupi sekarang perlahan mencair.
"Air yang mengalahkan api..."
Seketika Joana pun bangkit berjalan menuju perapian yang ada di pondok kayu milik Killian itu. "Air yang mengalahkan api..."
"Ada apa?" Tanya Kill…
The Killian's Love
Bab 62
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 79 Episodes
Comments