Di tengah keputusasaan tersebut, Tuhan memberi kabar baik kepadaku. Tidak percaya? Jelas. Setelah penantian dengan harap-harap cemas, akhirnya Tuhan meniupkan ruh di janinku. Saat aku terpuruk, saat di mana aku putus asa dengan hidupku, Tuhan memberi aku kekuatan untuk tetap berjuang demi sebuah kehidupan.
Jujur saja aku selalu was-was jika terlambat datang bulan. Karena aku tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak di inginkan saat aku hamil nantinya. Dan benar saja, sore itu setelah aku mengantar suami berangkat bekerja, aku iseng beli test pack. Di hatiku hanya bergumam, “Engga lah, engga yakin, toh dulu-dulu hasilnya selalu sama. Namun jika Tuhan berkehendak lain, aku siap menerimanya”.
Iklan
Malam tidak bisa tidur. Berharap pagi segera menjelang. Saat pagi tiba aku bergegas diam-diam membawa test pack, yang sudah aku buka kemasannya ke kamar mandi.
Dan… Tuhan seakan tahu yang terbaik buat aku. Penantian yang panjang untuk garis dua. Aku masih merahasiakan kehamilanku di depan suami. Hingga waktu suamiku libur kerja beberapa hari kemudian, aku memberanikan diri untuk memberikan hasil test pack kepadanya. Aku berharap suami heboh akan cerita kehamilan pertamaku.
“Apa ini?”, kalimat itu yang suamiku ucapkan saat aku menunjukkan hasil test pack dengan hasil garis dua samar di depan matanya. Aku pun hanya terdiam. ‘”Ah sudahlah, aku tahu beginilah cara suamiku mengungkapkan perasaannya”.
Malam tidak bisa tidur. Berharap pagi segera menjelang. Saat pagi tiba aku bergegas diam-diam membawa test pack, yang sudah aku buka kemasannya ke kamar mandi.
Dan… Tuhan seakan tahu yang terbaik buat aku. Penantian yang panjang untuk garis dua. Aku masih merahasiakan kehamilanku di depan suami. Hingga waktu suamiku libur kerja beberapa hari kemudian, aku memberanikan diri untuk memberikan hasil test pack kepadanya. Aku berharap suami heboh akan cerita kehamilan pertamaku.
“Apa ini?”, kalimat itu yang suamiku ucapkan
Hari-hari aku lalui dengan perasaan was was, apalagi di musim pagebl…
Gadis Desa
#flasback hamil
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments