Pada suatu pagi, aku terbangun dari tempat tidurku saat aku lihat di sekitar ku tak ada ibu dan ayah yang menemaniku.. akupun menagiis sambil mencari botol Dot dan berteriak, ibuuuu........
lalu ibuku bergesa dari dapur ke kamar melihatku dengan muka merah dan berkeringat. cup cup cup anakku sayang.. kata ibu. ibu membawa ku ke kamar mandi membilas dan mengganti celana mungil ku yang tadi nya basah dan kini menjadi kering dan wangi. akupun meminta agar ibu membuatkan aku Dot lagi tapi yang berisi teh manis dingin "pada saat itu memang sepertinya agak aneh atau mungkin sangatlah jarang jika anak balita meminta Dot yang berisikan teh manis dingin :D" tiba- tiba terdengar motor yang di bilang tak familliar lagi di telinga berada di depan rumah . Dhuaaarr....! bunyi suara pintu yang di tendang, akupun langsung berjalan menujunya dan berkata Ayaaaaah!.. lalu ayahku berjalan ke arah dapur akupun yang tadi mau menta gendong tidak di hiraukan sama sekali padanya.. dia bergegas ke arah ibuku dengan tatapan tajam mata merah dan muka yang sangar.. memarahi ibu yang lagi memasak untuk suami dan kedua anaknya yang malang. saat itu aku mungkin blm mengerti apa yang mereka bicarakan , tetapi dengan expresi wajah ayah dan ketika aku di hiraukan , ketika mereka berbicara aku seperti tau dan merasa kalau ada masalah dalam ayah dan ibuku. mereka berhenti berdebatria ketika melihatku menangis dengan lantang lalu ibu langsung membawaku masuk ke kamar nya. sudah beberapa hari ayahku tidak pulang-pulang ke rumah, ibuku pun resah dan khawatir dan pagi itu tiba-tiba ayah pulang dengan ke marahan nya terhadap ibu. ke esokan hari nya pagi itu ayahku membangunkan aku dan abang ku dengan sebatan bambu tipis, banguuun banguuun katanya. bayangkan sajja anak-anak di bangunkan dengan cara yang begitu, mungkin ayahku memang mendidik kami kerass karna harus disiplin dan taat pada aturan nntinya mahlum juga, karna ayahku sendiri adalah seorang abri dan kakek ku adalah militer zaman dahulu. namun denga…
Gadis Desa
rumah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments