Pak Trubus memang seorang petani desa yang sangat ulet dan tekun, berbagai tanaman tampak menghiasi pekarangan dan kebunnya, mulai dari tanaman buah seperti rambutan, mangga, pepaya, sirsak, pisang dan lain-lainnya sampai tanaman palawija dan hortikultura seperti jagung, kacang panjang, wortel, tomat, cabe dan yang lainnya tumbuh subur karena selalu dirawat dan diberi “nutrisi” dengan baik. Dari hasil bertaninya, kehidupan keluarga pak Trubus boleh dibilang “makmur”. Sebuah rumah yang cukup besar dengan halaman dan pekarangan yang luas, gelar haji yang disandangnya, sebuah kendaraan roda empat dan anak-anaknya yang bisa kuliah di perguruan tinggi ternama. Namun kesemuanya itu tidak sampai membuat pak Trubus dan keluarganya bersikap sombong atau angkuh, sikapnya tetap bersahaja dan ramah kepada siapapun, dia juga tidak segan-segan membantu tetangga-tetangganya yang membutuhkan bantuannya. Kerena sikapnya itulah, semua warga di desa itu menaruh simpati dan rasa hormat kepada keluarga pak Trubus.
Suatu hari pak Trubus kedatangan Pak Purwa, teman lamanya yang tinggal di desa sebelah, pak Trubus pun menyambut tamunya dengan penuh kehangatan. Setelah ngobrol “ngalor ngidul” cukup lama, pak Purwa pun mohon pamit kepada tuan rumah, sebelum pulang dia merogoh saku celananya mengeluarkan sesuatu,
“Mas Trubus, ini saya ada bawa benih cabe varietas baru, barangkali mas Trubus mau mencoba menanamnya “ kata pak Purwa sambil menyerahkan kantong kecil yang ternyata berisi benih cabe.
“Wah mas Purwa, terima kasih lho, kebetulan lahan cabe saya juga lagi kosong sehais panen kemarin” sambut pak Trubus dengan penuh semangat.
“Sama-sama mas, rasanya masih betah saya ngobrol sama mas Trubus, tapi saya masih ada keperluan lain, jadi saya mohon pamit dulu “ pak Purwa pun beranjak dari tempat duduknya sambil mengulurkan tangannya.
“Tunggu dulu pak Purwa” tiba-tiba bu Tentrem muncul dari dalam memotong “deal” kedua sahabat itu, tangannya menenteng sebuah keranjang bambu berisi bermacam buah…
Gadis Desa
tetangga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments