Nabila masih asyik dengan sarapannya. Dia tidak tahu jika Grup Dragon sedang menuju ke sana. Di hadapannya, Gara juga terlihat sangat santai dengan rokoknya.
"Apa rencanamu hari ini?" tanya Gara pada Nabila.
Nabila menghentikan sendoknya yang telah berada di depan mulutnya. Sejenak dia berpikir untuk menjawab pertanyaan Gara.
"Tidak ada. Banyak hal yang harus aku persiapkan untuk menghadapi ujian. Aku belum menemukan tempat les privat yang cocok untuk membantuku belajar." Setelah mengatakan ini, Nabila melanjutkan makannya yang tinggal sedikit.
Sebelum semakin banyak murid yang datang, dia ingin segera pergi dari kantin. Namun, sepertinya sudah terlambat. Ken, Daud, dan Birawa sudah sampai di depan kantin dan melihatnya sedang bersama Gara.
Tiga pria berandalan sekolah itu berhenti dan menatap Gara dan Nabila secara bergantian. Pemandangan ini sulit untuk dipercaya. Mereka terjebak dalam pertanyaan-pertanyaan yang berputar-putar di kepala mereka.
Gara yang semula duduk membelakangi mereka mulai sadar dengan kehadiran ketiganya. Terlebih lagi raut wajah Nabila yang mulai berubah. Dia pun segera memutar tubuhnya menghadap ke pintu.
"Lu pada ngapain bengong? Apa gue kelihatan seperti hantu?" ledek Gara sambil tersenyum miring.
Ucapannya menyadarkan ketiga temannya dari lamunannya. Mereka lalu berjalan menghampiri Gara dan Nabila.
"Dia ... barengan sama lu, Ra?" tanya Birawa penasaran.
"Hmm." Gara mengangguk.
Birawa, Daud dan Kenzi saling berpandangan. Lagi-lagi mereka dibuat tidak percaya dengan pengakuan Gara. Rasanya mustahil jika Gara berhasil meluluhkan hati Nabila secepat ini.
"Duduklah! Sampai kapan kalian mau berdiri kayak patung selamat datang?" Gara merasa sangat puas melihat wajah pucat ketiga temannya.
Hanya ada empat kursi yang melingkari meja. Merasa dirinya bukan anggota Grup Dragon, Nabila memilih untuk mengalah dan berdiri. Sudah saatnya dia pergi dari sana.
"Mau ke mana?" tanya Gara.
"Aku pergi ke kelas dulu." Nabila merapikan seragam dan tasnya sebel…
I'M Not A Game
Bab 12. Pembuktian
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments