Bola mata Laeli membulat sempurna. Dia lupa kapan terakhir kali datang bulan. Jika tidak salah dia sudah terlambat kira-kira dua minggu.
'Apakah aku sedang mengandung anak Jasson? Jika itu benar betapa bodohnya diriku yang tidak menyadarinya sejak awal. Jangan sampai aku kehilangan aset yang sangat berharga ini.' Laeli terlihat panik.
Rasa nyeri yang amat sangat menghunjam perut bagian bawahnya. Berharap kandungannya bisa diselamatkan, dia berjalan cepat meninggalkan ruangan. Darah terus mengalir mengikuti panjang kakinya.
Tubuhnya sempoyongan dan segera berpegangan pada pintu. Tepat saat kedua kaki melangkah keluar, Laeli limbung dan jatuh tak sadarkan diri.
Polisi yang berjaga di luar pintu berteriak memanggil perawat yang kebetulan lewat. Setelah itu tidak diketahui lagi bagaimana keadaan Laeli.
Gara tidak peduli dengan apa yang terjadi padanya dan tidak ingin tahu seperti apa kelanjutannya. Dia tidak paham mengapa seorang wanita bisa mengeluarkan darah. Setahunnya hanya karena datang bulan.
Lain halnya dengan Nabila, dia merasa jika sesuatu hal yang aneh terjadi pada Laeli. Tidak ingin Gara dipersalahkan dia harus segera memberitahunya. Meskipun masih belia dia sudah bisa membedakan antara datang bulan dengan keguguran.
"Ra! Sepertinya tante Laeli sedang hamil dan mengalami pendarahan," ucap Nabila.
Sarah yang sejak tadi terdiam mulai memasang wajah tegang. Status Laeli masih lajang. Jika apa yang dikatakan oleh Nabila benar maka apa yang terjadi padanya patut untuk dipertanyakan.
"Wanita brengsek itu belum menikah." Gara berbicara dengan nada kesal.
Syarat kebencian masih terlihat jelas di wajahnya. Tiba-tiba dia menyadari sesuatu dan menatap apabila dengan wajah yang sama tegang dengan ibunya.
'Tidak mungkin jika papa yang melakukannya. Gue harus segera pergi untuk memeriksanya. Wanita busuk itu bisa saja memanfaatkan keadaan ini untuk memeras keluarga gue.' Gara tiba-tiba menemukan sebuah ide.
"Nab, tolong jaga mama sebentar. Gue pergi dulu," pamit garap tanp…
I'M Not A Game
Bab 39. Laeli Pingsan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments