Sepulang sekolah, Gara tidak memiliki kesempatan untuk menemui Nabila. Hanya sebuah pesan singkat yang dia kirim untuk saling berkabar. Pekerjaannya di perusahaan menumpuk setelah dua hari dia tidak pergi ke sana.
Ada beberapa rapat dan pertemuan yang harus dia hadiri bersama Theo. Namun, setelah itu dia bisa pulang untuk mengunjungi orang tuanya. Theo mengatur jadwal seringan mungkin agar Gara tidak kelelahan.
Kira-kira pukul lima sore dia sudah sampai di rumah sakit. Semenjak Sarah dan Gerald tersadar, dia sangat bersemangat untuk pergi ke sana.
Sesuatu yang aneh terjadi ketika dia sampai di depan ruangan mereka. Gara melihat banyak sekali polisi yang berjaga.
'Aku tidak meminta personil tambahan. Bagaimana bisa ada banyak polisi di sini?' Gara merasa heran dengan apa yang terjadi.
Tidak ingin dibuat penasaran lebih lama lagi, dia lalu berjalan menghampiri salah satu anggotanya untuk bertanya.
"Selamat sore, Pak! Apakah ada sesuatu yang terjadi?" tanya Gara pada polisi yang paling dekat dengannya.
Polisi itu menatap wajahnya dengan seksama. Sepertinya baru pertama kali mereka bertemu. Polisi lain mendekatinya lalu membisikan sesuatu padanya.
Polisi yang sebelumnya berbicara dengan Gara pun mengangguk. Ekspresi wajahnya berubah menjadi serius.
"Apakah kamu tahu di mana keberadaan Nabila?" tanya polisi itu.
Gara merasa terkejut dengan pertanyaannya. Setelah pulang sekolah mereka masih berkirim pesan, seharusnya sekarang dia berada di kosannya.
"Terakhir kami berkomunikasi setelah jam pulang sekolah, Pak. Mungkin saat ini dia sedang berada di kosnya," jelas Gara.
Melihat wajah Gara yang terlihat bingung, polisi itu kemudian menjelaskan apa yang terjadi. Dia adalah Gading Wibisana, ayah dari Nabila. Seseorang menghubunginya menggunakan ponsel Nabila dan mengatakan jika dia kini berada di tangannya.
Menurut rekan sesama polisi, Gading mendapatkan informasi jika Nabila dekat dengan Gara dan beberapa kali datang ke rumah sakit ini.
Gara terkejut dengan berita yang baru d…
I'M Not A Game
Bab 43. Dugaan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments