Sore itu jalanan kota sangat macet. Mobil yang membawa Gara terjebak di antara mobil-mobil lain yang berjajar untuk mendapatkan jalan.
Wajah Gara terlihat tidak sabar. Setelah mendengar kabar tentang orang tuanya dia ingin segera melihat keadaan mereka. Rasa sayangnya pada ayah dan ibunya melebihi rasa kesal dan benci dengan perilaku ayahnya sesaat sebelum terjadi kecelakaan.
Nabila yang masih merasa kesal dan sakit hati, tidak banyak berbicara. Sebenarnya dia ingin menenangkan Gara namun sebisa mungkin dia tahan. Dia berpikir jika menyapa duluan dan memberi perhatian maka Gara akan merasa besar kepala.
'Tahan ... tahan ... tahan! Buat apa aku merasa kasihan sama cowok tengil ini? Dari dulu dia memang tidak sabaran.' Nabila memalingkan wajahnya ke luar jendela mobil.
Agar pertahanannya tidak runtuh, sebisa mungkin dia tidak melihat ke arah Gara secara langsung. Namun apa daya, wajah Gara seakan muncul di mana-mana. Tanpa sengaja dia melihatnya dari spion mobil.
Melihatnya begitu sedih, Nabila menjadi tidak tega. Dia memutar tubuhnya menghadap ke arah Gara dan dengan ragu-ragu menyentuh tangannya.
"Semua pasti akan baik-baik saja," ucapnya sambil menetap Gara dengan penuh perhatian.
"Terima kasih." Gara mengangguk dan tersenyum.
Ucapan Nabila laksana oase di tengah padang pasir yang mampu menumbuhkan harapan di hati Gara. Setelah pertengkaran hebat di antara keduanya ini pertama kalinya dia melihat kepedulian Nabila.
'Gue harus berterima kasih pada Tuhan karena telah mengembalikan orang yang aku sayangi.' Hati Gara menghangat ketika memandang wajah Nabila yang tidak segalak sebelumnya.
Jika sebelumnya dia kesal dengan kemacetan kini justru malah sebaliknya. Gara ingin berlama-lama berada di samping Nabila yang mulai mencair. Walaupun tidak ada percakapan yang berarti di antara keduanya, hatinya sudah merasa sedikit tenang.
Pak Iman kembali melajukan mobilnya selagi jalanan cukup lengang.
Tanpa mereka sadari mobil yang mereka kendarai telah memasuki halaman parkir rum…
I'M Not A Game
Bab 38. Di Rumah Sakit
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments