Bab 31. Iseng

Hera menggeleng gemas dan melanjutkan makannya. Percuma saja dia berdehem puluhan kali karena Kenzi sedang tidak memperhatikannya. Dia memilih untuk membiarkannya setidaknya sampai dirinya selesai makan.

Makanan di piring Hera telah berpindah ke perutnya. Timbul sebuah ide jahil di kepalanya. Dia ingin membuat putranya benar-benar tersadar dari lamunannya.

Sebelum melakukan aksinya, Hera memberi isyarat pada asisten rumah tangga yang berdiri di belakangnya agar tidak terkejut. Di usianya yang sudah berkepala empat terkadang Hera masih suka bertingkah konyol. Contohnya adalah hari ini.

'Aku harus memberi pelajaran buat Kenzi. Diajak makan malam malah melamun. Mamanya sejak tadi dicuekin terus memangnya siapa cewek itu. Sebelum benar-benar berpacaran, dia harus lolos seleksi dariku lebih dulu.' Hera menggerutu kesal dalam hati.

Kenzi masih saja tidak menyadari pergerakan Hera dan terus mengaduk makanannya. Sesekali dia menyuapkan sendoknya tetapi seringkali kosong. Tampaknya dia benar-benar telah kehilangan akal sehatnya.

Hera berjalan mengendap-endap dan berdiri tepat di belakang Kenzi. Sebenarnya dia tidak tega mengerjai putranya tetapi rasanya dia begitu gemas melihat tingkahnya hari ini. Kenzi bahkan tidak menyadari jika ibunya telah selesai makan dan berdiri di belakangnya.

"Tikus! Tikus!" seru Hera dengan suara keras yang sengaja di dekatkan ke telinga Kenzi.

Mendengar kata tikus Kenzi secara reflek langsung beranjak dan melompat ke atas kursi. Pada masa kecilnya dia memiliki pengalaman buruk tentang tikus. Jari kakinya terluka dan harus diperban hingga beberapa hari karena digigit tikus yang dimainkannya.

Sejak saat itu Kenzi memiliki phobia dengan tikus dan merasa takut saat melihatnya. Melihat gambarnya saja ekspresi wajahnya akan langsung berubah.

"Mana tikusnya, Ma? Bik, bibik! Tolong singkirkan tikus itu!" seru Kenzi sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.

"Baik, Tuan." Asisten rumah tangganya berjalan mendekati Kenzi sambil menahan tawa.

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!