Gara mempercepat langkahnya menuju ke ruang pembimbing. Lagi-lagi dia tidak menemukan Nabila di sana. Dalam kebingungannya dia pun berhenti untuk memikirkan ke mana akan pergi mencari keberadaan Nabila.
Sekolah mulai sepi karena sebagian besar penghuninya sudah pulang ke rumah mereka masing-masing. Perpustakaan, ruang guru, dan sederetan gedung serbaguna masih menunjukkan aktivitas tetapi Nabila tidak terlihat di sana.
Saat hampir putus asa, Gara teringat akan cerita Leny. Sebelum berpisah, Nabila berpamitan pada Leny untuk pergi ke kamar mandi. Gara berlari dengan sangat kencang menuju ke toilet yang ada di dekat kelas Nabila.
Beberapa murid yang sedang melakukan kegiatan ekstrakurikuler melihatnya dengan aneh. Mereka tampak heran tetapi tidak berani bertanya atau berkomentar apa pun. Tidak mungkin juga bagi mereka untuk meninggalkan tempat untuk memenuhi rasa ingin tahunya.
Sesampainya di area toilet, Gara terlihat celingukan mencari Nabila. Pergi ke toilet wanita adalah tindakan yang memalukan. Akan tetapi dia terpaksa melakukan ini demi mencari keberadaan kekasihnya.
"Toilet ini terlihat sepi. Sepertinya tidak ada orang yang menggunakannya."
Gara berjalan sambil memeriksa kalau saja ada petunjuk hingga dia mendapati sebuah toilet yang dikunci dari luar. Sebuah kertas yang menyatakan bahwa toilet itu rusak juga menempel di sana.
'Sebuah tulisan tangan? Rasanya sangat aneh. Biasanya pihak sekolah akan langsung memperbaiki kerusakan fasilitas umum. Kalau pun belum selesai, mereka pasti menempel pengumuman dengan tulisan yang diprint.'
"Uhukk! Uhukk!"
Terdengar suara orang yang sedang terbatuk dari dalam toilet. Suara yang tidak asing bagi Gara dan sangat di kenalnya. Matanya melebar dengan pendengaran yang mencoba dia pertajam.
"Nab! Nabil! Apakah lo di dalam?" tanya Gara dengan perasaan campur aduk.
Tidak ada suara lagi yang terdengar. Namun, Gara sangat yakin jika suara yang dia dengar sebelumnya berada dari sana.
Dia memberanikan diri untuk melepaskan rantai dan…
I'M Not A Game
Bab 25. Penyelamat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments