Saat dalam perjalanan ke kantor, Pak Iman ingin mengatakan sesuatu pada Gara. Peristiwa yang dialaminya semalam bersama Nabila mengganggu perasaannya. Namun, dia tidak tahu harus memulainya dari mana.
Beberapa kali Pak Iman menoleh ke arah Gara tetapi ketika bersitatap dia tidak berani bicara. Dia berusaha menyusun kata-kata agar tidak terjadi kesalahpahaman.
"Boss!" panggil Pak Iman setelah keberaniannya muncul.
"Iya, Pak."
Gara menatap ke arah sopir pribadinya tersebut dengan raut wajah yang penasaran.
"Maaf, Tuan. Semalam saya hampir saja membahayakan nyawa Non Nabila."
Mendengar nama kekasihnya disebut, Gara langsung menegakkan posisi duduknya.
"Apakah terjadi sesuatu di perjalanan?"
"Tidak, Tuan. Saat kami sampai di dekat kos Non Nabila, beberapa preman mencoba memalak saya. Non Nabila yang belum jauh malah kembali ke mobil untuk membantu saya. Setelah itu, yang terjadi membuat saya ngeri. Non Nabila berkelahi dengan mereka."
Gara hanya tersenyum menanggapi cerita Pak Iman. Apa yang terjadi selanjutnya dia bisa menebaknya. Sebelum ini dia juga pernah berkelahi bersama Nabila dan melihat ketangkasannya.
"Nabila bukan orang yang lemah."
Kini Pak Iman yang dibuat terkejut oleh Gara.
"Jadi Tuan sudah tahu jika Non Nabila pandai beladiri?"
Gara mengangguk sambil tersenyum.
'Pantas saja Tuan Gara jatuh hati padanya. Ternyata selain cantik, Non Nabila juga tidak lemah. Cocok dengan karakter Tuan Gara yang sedikit berandalan. Ups! Bicara apa aku ini? Kalau Tuan Gara sampai tahu aku mengata-ngatainya bisa dicincang habis aku.'
Pak Iman kembali fokus untuk menyetir.
Cerita Pak Iman membuat Gara kembali mengingat Nabila. Rasanya dia begitu ingin bertemu dengan Nabila lagi hari ini. Sebisa mungkin dia akan mencari waktu senggang untuk menjemputnya ke sekolah.
'Semoga hari ini gue bisa nyelesain pekerjaan lebih cepat.' Gara merasa bersemangat.
Di sekolah,
Nabila belajar seperti biasanya. Hampir semua teman menjauhinya karena berpacaran dengan Gara, hanya Leny saja yang masi…
I'M Not A Game
Bab 24. Kejutan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments