"Kamu yang maksa aku buat jadi pacarmu, apakah kamu juga akan memaksaku untuk melupakanmu? Jangan lupa, aku memiliki perasaan yang tidak bisa kamu permainkan sesuka hati kamu."
Ucapan Nabila membuat Gara terkesiap. Tiba-tiba dia ingat tentang taruhan yang dilakukannya bersama teman-temannya. Hatinya merasa bersalah pada Nabila.
'Nggak seharusnya gue mempermainkan perasaan wanita sebaik Nabil. Tapi mau bagaimana lagi, semuanya sudah terlanjur. Sepertinya gue beneran suka sama dia.' Gara bermonolog dalam hati sambil menatap Nabila dengan perasaan yang tidak menentu.
"Gue cuma takut aja kalau lo nyesel," ucap Gara lirih.
Nabila tidak berkata-kata lagi. Dia menyandarkan kepalanya di pundak Gara dengan tangan yang merangkul lengannya.
"Aku tau pernyataan cinta kamu begitu mengejutkan tapi aku menghargai keberanian dan kejujuran kamu karena cinta memang tidak memiliki alasan. Meskipun kamu badung, aku tetap ingin bertahan dan menjadikanmu cowok yang aku impikan."
Perasaan bersalah kembali memporak-porandakan hati Gara. Nabila terlalu baik untuknya. Suatu saat dia akan jujur mengatakan tentang taruhan yang dia buat bersama teman-temannya.
"Nabil, jangan pernah tinggalin gue." Gara memegang tangan Nabila dengan erat.
Mereka lalu duduk saling berhadapan dan saling menatap satu sama lain. Di tengah kesedihannya, Gara menemukan secercah kebahagiaan. Kehadiran Nabila membuat hatinya yang rapuh sedikit terobati.
Untuk beberapa saat mereka larut dalam gelombang perasaan yang membuat keduanya melupakan semua hal yang ada di sekelilingnya. Suara pintu terbuka menyadarkan keduanya dari ketenangan. Seorang dokter dan dua orang perawat datang untuk memeriksa orang tua Gara.
Nabila menarik kepalanya yang semula bersandar di bahu Gara. Dia lalu menggeser tubuhnya untuk sedikit menjauh. Wajahnya sedikit memerah ketika dokter dan perawat yang datang tersenyum melihat dirinya dan Gara.
"Permisi, saya mau memeriksa pasien. Apakah Anda keluarganya?" tanya dokter.
"Saya anaknya, Dok." Gara be…
I'M Not A Game
Bab 16. Ada Rasa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments