Bugh..!!!
Dila mendorong tubuh Alif sekuat tenaga hingga pria itu terhuyung dan terjatuh di atas sofa dan matanya langsung terpejam.
Napas Dila tersengal-sengal setelah berhasil lepas dari cengkraman Alif, jantungnya berdetak kencang dan bulu romanya meremang kala teringat apa yang di lakukan Alif terhadapnya.
Itu adalah pengalaman pertama baginya berdekatan dan bersentuhan dengan lawan jenis walau pun usianya sudah terbilang matang.
Dengan perasaan berkecamuk akhirnya Dila meninggalkan Alif tidur di sofa tersebut tanpa berniat membangunkannya atau membuka jas dan sepatunya.
Sementara Alif dalam alam bawah sadarnya merasakan desir aneh dalam dirinya. Dia merasa seolah bermimpi mencium seseorang, namun wajahnya tidak dapat di lihatnya.
Bibirnya mengulas senyum karena merasa senang dengan perasaan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya dengkuran halus pun keluar dari bibirnya menandakan ia tertidur pulas.
Keesokan paginya Alif bangun saat merasa kedinginan di sekujur tubuhnya. Matanya membuka dengan perlahan dan memperhatikan sekitar tempatnya berbaring yang terasa asing dan bukan di kamarnya.
Alif memijat kepalanya yang terasa pening dan berusaha duduk. Dahinya mengernyit ketika menyadari dia berada di ruang tamu.
"Kenapa aku tertidur di sini? Bukannya tadi malam sedang minum dengan klien di bar? "Gumamnya merasa heran lalu memperhatikan pakaiannya yang masih lengkap dan sepatunya yang belum di lepaskan. Saat ia akan beranjak ia melihat Dila yang akan ke dapur.
" Siapa yang mengantarkan aku pulang tadi malam? " Tanyanya.
Dila yang masih kesal atas perbuatan Alif tadi malam memasang wajah jutek.
"Tidak ada" Jawabnya singkat dan berniat melanjutkan langkah.
"Kenapa aku bisa tidur di sini? Dan pakaianku masih lengkap seperti ini" Imbuhnya merasa kesal dengan sikap ketus Dila yang begitu berani.
Dila menatap jengkel lalu menghela napas kasar. " Tuan pikir saja sendiri. Maaf, saya sedang sibuk, permisi"
Dila sebenarnya tidak ingin melihat wajah Alif hari in…
You'Re My Destiny
Alif Yang Frustasi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments