Perhitungan

"Apa yang kamu katakan? Mana mungkin aku menyukainya, dia hanya baby sitter di sini" jawab Alif gamblang.

"Tapi aku lihat Kakak begitu perhatian padanya. Buktinya, Kakak sampai menyisihkan lauk untuknya" ucap Rindi sembari menunjuk piring yang di pisahkan Alif berisi lauk untuk Dila.

"Ck... Itu karena aku tidak mau dia memasak makanan lain lagi yang nantinya akan membuat stok bahan dapur jadi cepat habis" alibi Alif. Sebenarnya apa yang di ucapkan mulutnya jauh bertentangan dengan hatinya.

"Baguslah kalau begitu. Aku hanya tidak ingin Kakak terjerat dengan wajah sok polosnya saja" ucap Rindi memprovokasi Alif.

"Kakak bukan orang bodoh, Rin. Kalau pun Kakak menyukai seorang gadis, pastinya gadis itu harus yang selevel dengan keluarga kita, bukan malah dengan baby sitter yang bisa menjatuhkan harga diri dan kehormatan keluarga" ungkap Alif mencoba melawan sesuatu dalam hatinya.

Rindi yang mendengarnya langsung melebarkan senyumnya karena merasa ada kesempatan untuk mendekati pria pujaannya itu.

"Dan Kakak menerima dia bekerja di sini karena paksaan Ayah dengan Bunda saja, nanti setelah menemukan baby sitter baru, Kakak akan memecatnya. Jadi, kalau pun kamu melihat Kakak seperti perhatian kepadanya itu hanya supaya dia tidak sakit dan tak bisa mengurusi Ken dan juga rumah ini" lanjut Alif kembali.

Rindi mengangguk - angguk paham. "Baguslah, Kak. Aku setuju jika Kakak memecatnya. Soalnya kalau Kakak tidak di rumah, dia berlagak seperti Nyonya di rumah ini, dia juga tidak mengizinkan aku untuk mendekati Ken" cicit Rindi sengaja makin memanas - manasi.

"Kamu bisa menegurnya jika dia bertingkah melewati batas. Bukankah Kakak sudah mengatakan padamu untuk menganggap rumah ini seperti rumah sendiri? " Alig mengelus kepala Rindi yang membuat gadis itu makin di atas angin.

"Oke, Kak. Mulai sekarang aku tidak akan segan lagi untuk menegurnya karena Kakak sudah memberikan izin" ucap Rindi tersenyum lebar dan penuh kemenangan.

Tanpa keduanya sadari, Dila mendengarkan p…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Rahimah Hashim

Rahimah Hashim

sedih Sampai mengalir air Mata...

2023-08-16

1

Rohaina Basri

Rohaina Basri

sedihnya nda sbr tungu cerita seterusnya...

2023-07-10

1

sendy kiki

sendy kiki

ka,segera lah Dilla keluar dari rumah Alif..aku ga tega 😭😭😭.

2023-07-10

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!