Besok paginya ketika Dila menyuapi Ken makan, Alif menunggui keduanya sambil mengerjakan beberapa pekerjaannya dari layar Ipad. Gayanya sudah seperti seorang suami sungguhan yang menunggui anak istrinya untuk sarapan bersama.
"Tuan mau kopi? " tanya Dila basa basi. Dia menjadi canggung sebab tak biasanya pria itu akan menunggui mereka.
"Nanti saja. Siapkan dulu pekerjaan mu menyuapi Ken, setelah itu kita sarapan bersama" balas pria itu tanpa menoleh.
Dila mengangguk walau dalam hati kembali merasa aneh sebab Alif mengajaknya makan bersama lagi.
Dan akhirnya mereka berdua sarapan di temani celotehan Ken yang bermain dalam strollernya.
Dila yang tak biasa makan di meja bersama Alif apalagi hanya mereka berdua merasa salah tingkah dan canggung, mana Alif selalu meliriknya membuatnya kesulitan menelan makanan itu.
"Nanti siang aku akan pulang, jadi siapkan menu yang enak dan tunggu aku untuk makan bersama" ucap Alif setelah menghabiskan makanannya.
"Baik, Tuan. " dengan berat hati Dila mengiyakan perintah sang majikan.
Gadis itu makin lama makin di buat tak habis pikir dengan perubahan Alif. Sekarang pria itu lebih banyak bersuara walau pun yang di keluarkannya kebanyakan berupa perintah dan ancaman. Alif juga sekarang lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah membuat geraknya seperti kurang bebas karena merasa di awasi.
Hari - hari berlalu, Alif semakin menampakkan perubahan diri yang begitu perhatian kepada Dila maupun Ken. Dia sudah lebih membangun komunikasi dengan Dila walau hanya sebatas pekerjaan saja.
Kecanggungan Dila pun perlahan berkurang bila berdekatan dengan Alif.
Hari ini hari jumat, Alif memutuskan tidak kembali ke kantor setelah makan siang. Selain pekerjaannya memang sudah beres, dia ingin menikmati waktu lebih banyak bersama Ken yang sudah semakin pandai dan lincah.
Melihat Tuannya yang sudah mengenakan pakaian rumahan membuat Dila memberanikan diri bertanya.
"Tuan tidak kembali ke kantor lagi? " tanyanya.
"Tidak" jawab Alif.
Dila yang sudah lama me…
You'Re My Destiny
Berdebar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments