Dila ngos ngosan dan menutup pintu kamar dengan tangan gemetar. Ketakutan tergambar jelas di wajahnya. Hampir saja kesuciannya terenggut beberapa menit lalu.
Gadis itu luruh di depan pintu dan menangis dengan suara tertahan. Tadinya dia keluar dari kamar karena ingin mengambil termos sekalian mencuci botol susu Ken, tidak menyangka jika Alif baru pulang dalam keadaan seperti itu dan langsung menerkamnya.
Keesokan paginya, Alif terbangun dalam keadaan terkejut karena lagi - lagi mendapati dirinya tertidur di sofa dengan pakaian yang sudah acak - acakan.
"Arrggh...!!!, Kenapa aku tidur di sini lagi? " erangnya gusar.
Alif duduk serta memindai seisi ruangan yang sudah terang benderang. Netranya melihat jam dinding dan makin terkejut karena ternyata sudah menunjukkan angka 8.
" Oh Astaga apa yang terjadi denganku dan kenapa wanita itu tidak membangunkanku? "pekiknya seraya melompat dari sana dan menuju ke kamarnya.
Alif tak sempat lagi memikirkan kenapa dia bisa berada di sofa dengan pakaian yang sudah acak - acakan, juga tidak punya waktu mencari Dila yang tidak membangunkannya. Yang ada dalam pikirannya hanya ingin membersihkan diri karena merasa gerah dan lengket.
Saat ingin membuka pintu kamar mandi, ponselnya berdering, dia melihat nama Jack di sana.
" Hm.. Ada apa?" tanyanya datar.
" Saya ada di depan rumah Anda dari tadi, Pak. Kita harus segera ke Bandung pagi ini" ucapnya.
"Ck.. Kenapa kau baru memberitau ku?, tunggu sebentar lagi aku mandi sebentar"
Tut!!
Alif mematikan sambungan telepon dan langsung memasuki kamar mandi. Dia membersihkan diri secara kilat sambil menggerutu kesal kepada Dila yang tidak membangunkannya.
Ceklek..
"Ayo. Sudah berapa lama kau di depan rumahku? " ucapnya ketika mereka berdua memasuki mobil.
"Sudah hampir setengah jam, Pak. " jawab Jack.
"Lalu, kenapa tidak memanggil ku?" bentak Alif sewot.
" Saya sudah menekan bel dan Bapak tidak mendengarnya"
"Benarkah? Jadi tadi tidak ada yang membukakan mu pintu sama sekali? " dahi Alif menger…
You'Re My Destiny
Mengambil Tindakan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments