"A_apa!!? " pekik Stevy kaget.
"Mengapa ekpresi mu seperti orang tak bersalah begitu? Apa kau lupa apa yang kau lakukan padaku tadi malam? Atau pura - pura lupa? " mata Alif melotot dengan rahang mengetat akibat emosi.
"Sa_saya__"
"Cukup!!! Aku tidak ingin mendengarkan apapun lagi dari mulut kotor mu! Angkat kaki dari gedung ini sekarang atau aku akan memaksa security untuk menyeret mu secara paksa." sela Alif ketika Stevy masih berani ingin membela diri.
"Dengarkan penjelasan saya dulu, Pak. Anda tidak boleh memecat saya begitu saja setelah apa yang sudah saya dedikasikan untuk perusahaan ini selama ini" Stevy menantang tatapan tajam Alif.
"Dan benar memang saya memasukkan obat perangsang dalam kopu Anda tadi malam karena saya sudah putus asa sebab selama ini tidak bisa mendapatkan hati Bapak. Saya mencintai Anda, Pak Alif" imbuhnya dengan tak tau malunya malah mengungkapkan perasaan.
Alif makin muak mendengar kalimat itu. Belakangan ini ia memang masih mempertahankan Stevy di kantornya karena pekerjaan wanita itu bagus dan kompeten, ia bukan tak tau jika wanita itu menyimpan rasa padanya setelah membelikan makan siangnya beberapa minggu lalu tanpa di suruhnya.
Namun, ia yang memang tak menginginkan menjalin hubungan dengan wanita mana pun saat ini mengabaikan saja sikap manis sekretarisnya itu dan karena Stevy bukan lah wanita idamannya.
"Tutup mulut mu!! Karena mengingat kinerja mu selama ini makanya aku tidak melaporkan mu ke polisi, si*lan. Satu lagi, jangan harap aku akan tertarik kepada mu hanya karena kau selalu menampilkan lekuk tubuh mu pada ku, aku tak sudi! " ucap Alif sarkas penuh dengan emosi.
"Bawa dia, Jack!! Dan pastikan dia tidak berani lagi untuk bertatap muka denganku" pungkasnya memerintah Jack.
"Baik, Pak" ucap Jack patuh lalu memberi isyarat kepada Stevy lewat matanya. Namun, Stevy menggelengkan kepalanya masih menolak pergi dari sana hingga akhirnya Jack menarik paksa tangannya dan menyeretnya keluar dari ruangan Alif.
"Pak Alif.. Jangan perl…
You'Re My Destiny
Mengecek CCTV
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments