Alif menghembuskan napasnya ketika terdengar suara mobil yang sudah meninggalkan pekarangan rumahnya. Sorot matanya yang keruh tadi berubah seketika mendengar celoteh Ken yang begitu nyaring dari ruang dapur.
Dia pun kembali kesana, dan emosinya kembali mencuat saat melihat Dila yang sedang sibuk mengumpulkan sampah bekas kaleng minuman serta plastik bungkus snack yang berserak di sekitar ruang makan hingga dapur.
"Apa aku menyuruh mu mengerjakan itu semua? " tanyanya dengan nada dingin namun menusuk di telinga.
"Saya tau pekerjaan saya, Tuan. Tidak perlu menunggu di suruh - suruh. Lagi pula, bukankah selain mengasuh Ken, saya bertugas mengerjakan semua pekerjaan di rumah ini? Apa Tuan lupa jika itu adalah perintah Tuan dulu? " ucap Dila tanpa menoleh pada Alif.
Alif mengepalkan kedua tangannya hingga buku - bukunya memutih. Dia menyadari jika dulu sangat jahat dan begitu tak berperasaan kepada Dila. Sekarang ketika gadis itu mematuhi semua perintahnya, dia menjadi tidak tega.
"Biarkan saja. Mulai hari ini fokus tugas mu hanya menjaga Ken. Aku tidak ingin anak ku mengalami kejadian seperti tadi malam lagi. Tinggalkan semua pekerjaan itu dan bawa Ken ke kamarnya" ucapnya tegas.
Dila mengangkat wajahnya dan menatap Alif dengan heran, kenapa pria itu selalu menyuruhnya ke kamar sementara pekerjaannya masih banyak?
Biasanya dia tidak peduli mau seberapa banyak pun pekerjaannya, karena Alif juga jarang di rumah.
"Tuan tenang saja. Ken aman bersama saya dan dia juga sedang asyik bermain." ucapnya menolak lalu kembali melanjutkan aktivitasnya.
Alif menggemeretukkan giginya saking kesalnya karena terus di bantah. Dia tak tega melihat wajah pucat Dila sedari tadi. Dia tau jika gadis itu sedang tidak baik baik saja.
Akhirnya dia mendekati stroller Ken, mengangkat bayinya itu serta menarik lengan Dila membuat gadis itu terperanjat.
"Apa - apaa ini? Lepaskan saya, Tuan." pekiknya.
"Dari tadi aku sudah menyuruh mu dengan lembut tapi kau terus membantah. Aku tidak suka di bantah…
You'Re My Destiny
Memperpanjang Kontrak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments
sendy kiki
up selalu,kapan ni Alif ketahuan penyakit Dilla. biar cepat sembuhkan jangan sampai Dilla meninggal.. kasihan sama ken
2023-07-17
1