Burung bernyanyi syahdu. Nyanyiannya mengiringi kesibukan di rumah kiyai Abdullah. Ada banyak Asisten rumah tangga yang berlalu lalang dengan kesibukan berbeda-beda. Pun beberapa santri tampak larut dalam kesibukan itu. Ada apa....??
Berdiri Fachri di teras rumah. Matanya menatap jauh entah kemana? Nafasnya naik turun dengan beraturan. Entah apa yang tengah ada di fikiran laki-laki tampan berpeci itu, hingga kehadiran Neha di dekatnya pun tak ia sadari.
"Kak...." sapa Neha.
Namun Fachri masih saja tak menyadarinya. Fokusnya masih tertuju pada apa, entahlah. Hingga Neha mengamit lengan laki-laki tampan itu barulah ia menilik sisi kirinya.
"Neha...? Sejak kapan berdiri di sini??" ucap Fachri dengan wajah sedikit terkejut.
"Sejak kakak melamun tadi. Awas dipatok ayam loh, kelamaan melamun. hehe..."
"Ah, ada-ada saja..." ucap Fachri sambil duduk pada kursi teras.
Kemudian keduanya kembali terdiam. Hanyut dalam fikiran dan perasaan masing-masing. Hanya sesekali saja helaan nafas keduanya terdengar halus.
"Kak...apa kakak yakin dengan pernikahan ini?" ucap Neha sedikit ragu.
"Kenapa? Apa ada sesuatu yang membuat Neha merasa ganjil...?"
Mata Neha berbinar mendengar pertanyaan Fachri. Menurutnya ini adalah kesempatan untuk memberitahu praduga nya.
"Kak, Neha merasa Fatimah itu ganjil. Tatapan nya begitu terasa dingin dan kelam. Kak, kalau bisa carilah perempuan yang lain saja. Neha pun ingin kakak bahagia, tapi Neha harap bukan bersama Fatimah..."
"Darimana Neha tahu kalau Fatimah itu ganjil? Apa Neha punya bukti??" ucap Fachri perlahan.
Laki-laki tampan itu faham bagaimana cara menghadapi Neha. Dan Fachri tidak ingin perempuan cantik yang selalu ia cintai merasa disudutkan atau dihakimi atas pernyataannya. Terlebih ia tahu apa keinginan terbesar Neha atas dirinya, yaitu membuatnya bahagia. Selain itu Fachri pun tahu bagaimana kemampuan Neha akhir-akhir ini.
Neha menggeleng lesu. Matanya tak sanggup menatap wajah Fachri. Ia khawatir laki-laki tampan itu salah faham atas per…
Laki-laki Penghuni Hutan Tanggamus
Episode 44. Perjalanan Menegangkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments