Siang merangkak pulang. Berganti malam. Kumandang azan kian menggugah hati. Neha dan Aabid pun melangkah keluar kamar menuju masjid pesantren. Di sepanjang perjalanan keduanya tidak hentinya menjawab salam para santri yang berpapasan. Pun demikian juga dengan keduanya melempar salam saat para guru membersamai langkah keduanya.
Shaf sudah tersusun. Laki-laki dan perempuan tentu saja di batasi sutrah. Dengan shaf laki-laki di depan, shaf perempuan di belakangnya.
Aabid berdiri di Shaf kedua dekat pintu masjid. Laki-laki tampan itu berusaha mengikuti segala arahan imam. Walau bacaan dan gerakannya belum sempurna, namun Aabid tetap berusaha sekuat tenaga.
Tubuh Aabid bergetar. Peluh mulai membanjiri tubuh. Bahkan beberapa sempat menitik pada sajadah panjangnya. Entah apa yang di rasakan Aabid saat itu. Yang pasti ia terlihat seperti tersiksa berada di tengah kekhusyuan jamaah dan atau para santri.
Sementara itu di teras masjid, Ummy Salamah terlihat khusyuk memperhatikan tanpa sengaja Shaf kedua dimana Aabid berada. Hal tersebut setelah Ummy Salamah menangkap pergerakan tak semestinya pada Aabid saat ia mengikuti gerakan sholat.
Mata Ummy kian lekat menatap Aabid. Seakan tak ingin lepas, Ummy Salamah pun sedikit mendekati pintu. Ia ingin memastikan atas pandangan matanya Dan...
"Akh....!!" pekik Ummy Salamah tertahan.
Perempuan paruh baya yang merupakan istri dari kiyai Abdullah itu terkesiap. Tangannya mendekap dada. Matanya membulat sempurna. Ia seakan tak percaya dengan apa yang ia saksikan.
Perempuan paruh baya yang masih terlihat cantik itu telah menyaksikan perubahan pada Aabid. Laki-laki yang menjadi incaran penunggu hutan Tanggamus itu menyeringai. Wajahnya berpaling ke arah Ummy Salamah. Senyum yang menghiasi wajahnya amat membuat Ummy Salamah bergidik.
"Salamah....."
Sebuah suara menyasar ke telinga Ummy Salamah. Jelas sekali jika namanya disebut. Begitu dekat dan begitu nyata.
"Ummy sedang apa...?" ucap Aabid yang tiba-tiba saja sudah berada di samping Ummy…
Laki-laki Penghuni Hutan Tanggamus
Episode 23. Ngalih Ke Pesantren 2
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments