Neha mengambil sikap duduk. Kedua kakinya dilipat dengan tangan bersedekap. Matanya terpejam perlahan. Ada sedikit keraguan menduduki hatinya, apa mungkin ia sanggup melakukan seperti apa yang disampaikan Kunto. Pun demikian, di tengah keraguannya, Neha terap berusaha berkonsentrasi.
Sementara itu, Tangan Aabid, katakanlah demikian, seolah memberi isyarat. Dan bersamaan dengan itu para prajurit yang semula duduk melingkari tempat itu, mendadak berdiri. Itu pun dengan cara yang aneh.
Para laki-laki berpakaian prajurit itu bergerak merangsek. Pergerakannya kian memperkecil ruang gerak Kunto. Laki-laki itu bersikap waspada di dekat Neha yang masih berkonsentrasi. Kunto meraih keris berpetuah yang tergeletak tak jauh darinya.
"Jangan mendekat, jika tidak keris ini akan memusnahkan kalian...!!"
Mendengar ancaman Kunto yang tak main-main itu, langkah semua laki-laki berpakaian prajurit itu surut. Mereka terdiam. Geraman yang sejak tadi terdengar, kini sunyi.
"Ow...bagus jika kalian mengerti maksud ku. Hehe...!" ucap Kunto diakhiri dengan tawa.
"Jangan takut. Keris itu hanyalah keris biasa jika di tangannya. Majulah kalian. Bunuh laki-laki itu dan bawa perempuan itu kepada ku. Ia adalah penyempurna kekuatan ku..." ucap Aabid yang dirasuki makhluk penunggu hutan Tanggamus.
Mendengar itu, mereka pun kembali merangsek.
GLEKK...
Mendapati situasi itu, diam-diam Kunto menjadi kecut. Berulangkali ia menghela nafas berat.
"Cepatlah, Neha..." batin Kunto.
Walau terluka, Kunto masih gesit melancarkan jurus-jurus mumpuni miliknya. Dan suatu ketika, Kunto terpancing. Kunto sedikit bergeser dari keberadaan Neha saat ini. Dan itu baru ia sadari saat matanya menangkap kelebat Aabid yang mendekati Neha.
"Ah, sial...!" umpat Kunto.
Kunto pun bersegera mendekati Neha kembali sambil melayani jurus ampuh para laki-laki berpakaian prajurit itu. Namun sayang, ia kalah cepat. Aabid berhasil meraih Neha terlebih dahulu.
Aabid membawa Neha dengan sebelah tangannya dan memanggulnya di bahu. Secepa…
Laki-laki Penghuni Hutan Tanggamus
Episode 17. Istana Penghuni Hutan Tanggamus
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments