Neha terkesiap saat mendapati Aabid sudah berdiri di hadapannya. Laki-laki yang tengah berangsur menjadi makhluk astral itu menatap Neha. Tatapan yang membuat Neha bergidik. Kaki Neha surut saat Aabid mendekatinya. Tapi ternya usaha Neha menjadi sia-sia karena dengan segala kemampuan Aabid, ia mampu mendekati Neha dalam sekali kedipan mata saja.
Tangan Aabid sudah mencengkram kuat lengan Neha. Perempuan cantik itu meringis.
"Kau adalah milik ku. Saat purnama nanti kau akan menjadi pengantin ku..."
"Lancang....!!Aku bukan milik mu!"
Neha menepis tangan Aabid yang mencengkeramnya. Bersamaan dengan itu, wajah Aabid merah padam di rundung marah. Ia pun berisyarat dengan mengibaskan tangan. Hal tersebut membuat Neha jatuh tersungkur.
Namun tiba-tiba saja Aabid merasakan hawa panas di sekitar Neha. Hawa itu terasa setelah Neha merapal doa-doa.
"Hentikan....!!" teriak Aabid.
Lagi-lagi tangannya menghempas tubuh Neha hingga terpental ke sudut ruangan. Perempuan cantik itu kembali meringis. Sebelah tangannya menyeka darah yang baru saja meluncur di sudut bibirnya.
"Tepat tengah malam nanti kau akan menjadi pengantin ku. Jika kau menolak ku, maka kau akan binasa. Dan suami mu ini akan sepenuhnya menjadi milik ku selamanya..."
Hos.
Hos.
Hos.
Nafas Neha berkejaran tak beraturan. Hanya matanya saja yang menatap nanar Aabid yang secepat kilat menghilang. Entah kemana.
"Neha...."
Sebuah suara menyapa telinga. Suara yang amat ia kenal. Tanpa pikir panjang lagi Neha pun duduk bersila dan langsung berkonsentrasi.
"Ndok....pergilah ketempat dimana matahari terlihat walau kau berada dalam gelap. Di sana kau akan menemukan Aabid yang sebenarnya. Setelah menemukannya, cepatlah pergi dengan mengikuti jalannya matahari. Cepat Neha..."
"*Tapi kiyai... bagaimana aku dapat berhasil ke tempat itu? Aku terkurung..."
"Cepatlah Neha*....."
Neha terkesiap. Konsentrasi nya buyar saat bahunya disentuh. Ada hawa hangat dan dingin ia rasaksn. Neha pun langsung memutar tubuh. Dahinya mengernyit karena…
Laki-laki Penghuni Hutan Tanggamus
Episode 18. Pertemuan yang tak terduga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments