Mentari mulai kembali ke peraduan. Karenanya malam datang menjemput. Pekatnya mulai menyelimuti alam. Isyarat bagi setiap insan untuk rehat sejenak dari rutinitas panjangnya. Saat itu tepat pukul sepuluh malam. Seperti yang telah direncanakan semua berkumpul di pelataran masjid. Ayat-ayat suci pun dilantunkan tiada henti. Kalimat Tuhan dahsyat mempengaruhi sukma hingga menjadi sebuah keajaiban.
Tak lama Neha datang. Langkahnya tertatih. Lengannya digenggam erat oleh Ummy Salamah dan seorang guru perempuan. Kepala Neha tertunduk lesu. Kerudung yang ia pakai pun terlihat acak-acakan. Neha di dudukkan di tengah pelataran. Diantara para guru dan kiyai.
Neha begitu kepayahan menghadapi kondisinya saat itu. Nafasnya turun naik tidak beraturan. Sesekali ia mengaduh sambil memegang perutnya yang tampak biasa-biasa saja bagi sebagian orang. Namun bagi orang yang berilmu tinggi tentu mengetahui jelas bagaimana kondisi Neha saat ini.
Melihat kondisi Neha, Aabid begitu gusar. Hatinya begitu pilu tak berperi. Jiwanya benar-benar tidak tenang. Segala yang negatif mulai berseliweran di kepalanya. Apakah istri cantiknya akan selamat? Apakah Neha benar telah menjadi istri makhluk astral itu? Apakah....? Apakah...? Fikiran seperti itulah yang terus menghantui.
"Neha..." gumam Aabid bernada pilu.
"Kuatkan dirimu. Perbanyak berdoa kepada Tuhan..." ucap Kunto sambil mengusap punggung laki-laki yang sangat mencintai Neha itu.
"Kak Aabid...tolong Neha" ucap Neha lirih namun masih bisa didengar Aabid.
Langit mendadak gelap. Gemerlap bintang pun tak mampu memberi cahaya karena sang bulan sempurna yang menggantung mulai dimakan matahari. Bersamaan dengan itu adzan berkumandang. Dan sholat dua rakaat pun ditunaikan.
Sementara itu, Neha kian kesakitan. Perempuan cantik itu histeris. Kedua tangan dan kakinya sudah terpancang kuat pada tiang. Di sisi kanan dan kirinya ada Ummy Salamah dan dua guru perempuan lainnya mendampingi. Dan anehnya wajah Neha pun mulai berubah seiring datangnya hembusan…
Laki-laki Penghuni Hutan Tanggamus
Episode 31. Kelahiran Bayi laknat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments