"Tidak...! Aku tidak akan pernah mau memiliki anak dari mu..! Aku tidak sudi..! Pergi kau laknat...!!" teriak Neha.
Kemudian bak di telan waktu, Neha terhisap ke dalam gulungan asap tebal. Sekejap mata Neha kembali di pesantren. Namun kali ini langsung menjadi pusat perhatian. Neha berada di tengah-tengah santri yang tengah mengaji.
Semua mata menatap Neha dengan Heran. Ditatapi demikian, Neha langsung tak enak hati. Ia pun langsung berlari meninggalkan kerumunan majelis tersebut. Namun baru beberapa langkah, Neha menabrak kiyai Abdullah.
Brukk....
Perempuan cantik itu hampir terjengkang, jika saja tangan kekar Aabid tidak menahannya.
"Kiyai...?! Kiyai sudah pulang..?!" ucap Neha.
Segera saja ia mengambil tangan kiyai Abdullah dan mengecup punggung tangan itu penuh takzim.
"Dzuhur nanti kita bisa berbincang ya, Ndok..." ucap kiyai Abdullah dengan tatapan khawatir.
Neha pun mengangguk mantap. Untuk kemudian berlalu cepat bersama Aabid. Langkah keduanya begitu cepat. Terlebih Neha. Rasa malu yang teramat sangat membuat ia ingin sesegera mungkin sampai di kamarnya.
"Kau sudah gila...!!" ucap Aabid tertahan.
"Apa...?! Apa kau malu...?!"
"Ya, aku malu. Kau kangkang di tengah lapangan. Sesaat kemudian kau menari bak penari di rumah bordil. Jelas aku malu...!"
PLAk....!!
Neha mendaratkan tangannya di wajah Aabid. Perempuan cantik itu tengah di rundung marah. Nafas Neha berkejaran. Jelas ada badai yang tengah berkecamuk dalam hatinya.
Lama-lama mata indah Neha dikerubuti bulir bening. Dan hampir terjun bebas jika tidak ia tahan sekuat tenaga.
"Malu...kata mu? Dengar...! Bukan mau ku, jika aku sampai menari di tengah lapangan. Bukan mau ku juga jika aku kangkang di saksikan banyak orang. Kau tidak tahu apa yang terjadi??! Malu...kata mu? Kau tidak tahu bagaimana perasaan ku saat menyaksikan kegilaan mu saat kau masih dikuasai makhluk penunggu hutan Tanggamus itu? Apa kau tahu....?!"
Bak dilempar dari ketinggian, Aabid tersadar. Kata-kata Neha barusan benar-benar menohok hat…
Laki-laki Penghuni Hutan Tanggamus
Episode 27. Pengakuan Yang Menyakitkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments
Novi Jahan
di tunggu kelanjutannya kk ,mkin seru ceritanya ,kasihan neha
2024-04-22
1