Bu Keysa masih bercerita dengan wajahnya yang kini berkaca-kaca.
Terjadi lagi hal yang membuat aku dan mas Bagas berseteru. Kebaikan Ibu mertuaku yang terus menerus membantuku, membuat anaknya menjadi salah faham padaku. Tiap kali Ibu membantuku membersihkan rumah, suamiku pasti akan marah-marah melalui pesan whosapp yang menuduh aku memanfaatkan Ibunya seperti pembantu. Padahal aku sudah menganggap Ibu seperti Ibu kandungku sendiri, dan tahu betul bahwa Ibu membantuku dengan tulus dan atas kehendaknya sendiri. Aku tidak pernah meminta beliau, apalagi berani menyuruhnya.
Dari sini aku belajar, bahwa tidak semua kebaikan akan menimbulkan kebaikan. Tergantung pemikiran dan sudut pandang dari tiap orang yang menilainya. Suamiku sosok yang begitu cuek, namun tidak ketika Ibunya membantuku. Ia akan langsung kesal dan tidak mau mendengarkan sedikitpun penjelasanku.
Aku langsung membasuh mukaku dan masuk kembali ke dalam hingga suamiku berjalan bekerja. Aku tidak mau hal seperti tempo hari terjadi lagi.
Setelah selesai menggoreng telur dan sayur bayam. Aku berjalan menuju rumah Ibu. Hari ini aku hanya ingin menggorengkan telur saja, agar tidak mubazir apa yang aku masak.
Kulihat Ibu dan kak Tiana tengah sibuk memotong sayuran.
"Ini bumil. Gi mana? Kamu sudah sehat? Kata Bagas kemarin kamu sedang sakit?" Benarkah? Mas Bagas sedang menyembunyikan dari keluarganya tentang pertengkaran kami. Meski mungkin bisa saja ada yang mendengarnya semalam.
"Iii_ya kak. Ini yang mana yang mau dipotong kak?" Tanyaku pada kak Tiana.
"Ini ambil." Kak Tiana melemparkan plastik sayuran berisi kacang panjang.
"Baik kak." Lalu aku mengirisnya tipis.
Kak Tiana tertawa lebar, membuat Ibu yang tadinya membelakangi kami berbalik badan.
"Keysa . . . Keysa. Kamu bukan mau buat sambel goreng Key." Kak Tiana terkekeh tanpa henti.
"Astaga Keysa, kamu nggak biasa buat serbuk ya." Ucapnya membuatku merasa kesal. Namun aku hanya bisa diam. Aku takut jika ku mulai membela diri, justru dia akan menyerangku be…
Melepaskan Pernikahan Toxic
Kesalahan Karena di Baikan (Bu Kesya)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments