Greeeek. . .
Suara pintu terbuka. Aku melihat mas Reza berjalan menghampiri kami tanpa rasa bersalah. Setelah seharian menghilang dengan cincinku yang digadaikan.
"Aku lapar Lya." Bahkan mas Reza lupa bahwa aku memberikannya membawa cincin itu untuk digadaikan sebab beras dan kebutuhan dapur lainnya sudah habis. Bahkan susu formula Ibnu pun sudah habis. Aku hanya diam. Tak ingin menanggapi suamiku yang sangat menyakitkan hati.
"Mas nggak punya hati ya." Air mataku sontak berlinang. Tubuhku bergetar, menahan sesak.
"Mas tega biarkan anak kita kelaparan. Mungkin kalau aku sudah biasa mas sakiti, tapi ini anak kita mas. Susu formulanya habis, nasi habis semuamuanya habis. Mas tahu bahkan aku harus tetap meminjam di bi Ely padahal cincinku telahku serahkan ke mas untuk digadaikan. Mas hati mas di mana sih?" Aku menangis sesenggukan. Mas Reza hanya terdiam tanpa berkata sepatah katapun. Ia bahkan tak menyahutiku dan masuk ke dalam kamar tanpa kata.
Mas Reza tahu bahwa kelemahanku adalah Ibnu, aku tidak akan bertengkar dengan mas Reza jika di depan Ibnu, aku akan menahan semuanya sendiri agar Ibnu tak merasa kedua orang tuanya tak akur, meski kenyataannya memang begitu.
"Suami lapar malah diomeli." Mas Reza berkata pelan sambil melirikku.
"Jahat sekali kamu mas." Aku membalas memelototinya tanpa berkedip.
Ponsel milik mas Reza tertinggal di dalam kamar sementara ia beranjak ke kamar mandi. Aku tahu kamar mandi bukan tujuan akhirnya, ia hanya sengaja ke kamar mandi agar bisa menuju dapur.
Tuing.
Layar ponsel mas Reza menyala. Di sana tertulis Iin. Sayang sekali ponselnya terkunci dan aku masih belum nengetahui kata sandinya. Namun aku berhasil memeriksa pesan masuk dari Iin itu. Di layarnya tertulis.
"Jangan jadikan aku alasan terus untuk kakak datang ke sini. Masak setiap ke sini alasannya sa.." Aku hanya bisa membaca sampai kalimat itu. Bahkan tak selesai saat kelahiran anakku ia mengirimkan wanita itu foto Ibnu dan berkata meski mereka tak berjodoh namun anak mereka ha…
Melepaskan Pernikahan Toxic
Aku Harus Bahagia
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments