Masa Lalu yang Datang

Akhirnya semalam aku bisa lolos lagi dari ibu. Sebab terlalu lelah, aku tertidur usai sholat Isya. Aku tidak tahu sampai kapan akan menghindar dan menyembunyikan semuanya dari ibu.

"Mama, mama udah bangun?" Ibnu menggeliat dan menatapku dengan senyum.

"Mama, mama tahu? Inu mimpiin mama sama papa ajak Inu liburan. Liburannya seru mama. Inu diajak naikin permainan-permainan yang seru itu lho mama." Ibnu bercerita dengan penuh semangat. Sepertinya anakku sungguh ingin diajak berlibur.

"O iya, terus terus?" Aku berusaha bersemangat mendengarkan ceritanya agar tidak merasa kecewa.

"Terus ma, kita naik mobil baru papa." Ibnu semakin menggebu-gebu jika sudah menyangkut papanya. Ia tertawa, terkadang memperagakan gerakan dalam mimpinya. Aku hanya menyimak dengan seksama setiap detail yang anakku ceritakan.

"Mama, kita nggak akan sama-sama ya?" Ibnu tiba-tiba bertanya dengan hati-hati.

"Hmm, Inu siapa yang bilang?" Aku mencoba mencaritahu darinya.

"Deni sama Dila ma. Katanya mama papa sudah pisah. Jadi Inu nggak akan bersama mama papa lagi. Katanya mereka nggak pernah liat mama anter Inu ke sekolah. Mereka selalu dianter mama atau papanya ma." Ibnu kemudian tertunduk sedih.

"Sayang, Inu akan tetap punya mama dan papa, walaupun tempat tinggal kita dan papa tidak sama. Ya." Aku mencoba meyakinkan hatinya perlahan.

"Nanti mama yang antar Inu ke sekolah. Tapi inget Inu harus siap pagi-pagi biar mama juga nggak terlambat pergi kerja ya. Karena kan sekolah tempat mama ngajar jauh sayang. Ya." Aku mencoba meyakinkan putra semata wayangku ini dan menepuk lengannya dengan kasih sayang.

"Yeeeee asyiiiik. Horeeee hari ini Inu diantar mama." Ibnupun berlarian ke luar, tak sabar menyampaikan kabar bahagia tersebut pada kakek dan neneknya. Kebetulan kakakku tidak di rumah. Ia sudah satu bulan ini pelatihan di luar kota, jadi ibu yang selalu mengantar dan menunggui Ibnu di sekolahnya. Kali ini biar aku saja yang mengantar Putraku, agar dia tidak merasa kecewa.

"Nenek, Inu mau d…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!