Terkuak

Hari ini aku dan Nanang berjanji akan bertemu. Nanang menjemputku dengan mobil avanza putih mentereng. Sepertinya mobil baru. Ntah milik siapa, mungkin milik ayah atau kakaknya.

"Maaf ya yang, tadi di jalan macet. Kamu udah lama nunggu aku?" Aku yang hari ini berjanji akan menemaninya mencari angin segar, telah menunggu hampir satu jam di sini, salah satu pusat perbelanjaan yang lumayan jauh dari rumah. Jadi menurutku ini adalah tempat paling aman untuk Nanang menjemputku, aku pun bisa memarkin sepeda motor ku dalam waktu dalam di sini tanpa takut akan hilang.

"Aku kira kamu ketiduran lagi yang." Sindirku halus, namun sepertinya Nanang menyadarinya. Karena spontan Nanang menghindari tatapanku dan mengalihkan pembicaraan. Hidungnya kini mulai berkedut-kedut tak beraturan. Mungkinkah Nanang sedang menyembunyikan sesuatu.

"Nggak lah yang. Kamu bisa aja." Nanang masih menghindari tatapanku. Rasanya semakin aneh. Aku yang saat ini menggunakan masker putih polos hanya bisa menghela nafas panjang.

"Ya udah ayo kita jalan sekarang. Nanti keburu sore, aku ada janji mau temani ibu beli bahan kue." Beberapa hari ini memang ibu sering memintaku menemani beliau membeli bahan kue. Bersyukurnya usaha kue yang digeluti ibu berkembang dengan pesat, ibu sampai saat ini sudah memiliki sepuluh toko langganan tetap untuk dititipi kue. Ketekunan ibu membuat beliau mampu bertahan ditengah gempuran maraknya brand-brand kue baru yang sedang viral.

"Yang, Sabrina itu gimna sih?" Aku mencoba memancing jawaban dari Nanang.

"Ha? Apa? Aku mana tau yang. Kamu mau kita ngopi di tempat biasa atau cari tempat baru?" Nanang mencoba mengalihkan peembicaraan. Ia kini bahkan terlihat sangat fokus untuk menyetir.

"Dia cantik ya yang." Nanang melirikku dengan wajah sedikit kesal. Naman tetap ia coba untuk tahan.

"Papanya Ibnu nggak pernah hubungi kamu yang?" Plak. Kini seperti serangan balik untukku.

"Ya paling video call sama Ibnu." Aku hanya menjawab sekenanya. Nanang kini terlihat kesal kemba…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!