Jangan Jatuh Lagi!

"Akhirnya kita jadi juga keluar ngopi ya." Nanang menatapku yang sedang menyeruput kopi hitam yang menyegarkan.

"Iya, aku sudah memenuhi janjiku pada Ibnu, walau pada akhirnya papanya tetap tidak bisa ikut bersama kami." Aku tersenyum kecut, Nanang memperhatikan gerakku secara seksama.

"Kenapa sih Nang? Gitu banget liatinnya." Aku sedikit kesal karena Nanang seperti tak mau melepaskan pandangan padaku.

"Kamu kecewa karena papanya tidak bisa ikut liburan bareng kalian?" Nanang mencoba memastikan.

Ku gigit bibir bawahku dan berusaha menjelaskan pada Nanang.

"Bukan kecewa karena papanya nggak ikut sama kami Nang. Tapi kecewanya itu karena Ibnu merasa sedih. Dia sangat menunggu hari ini, supaya bisa berlibur bersama papanya." Aku menatap Nanang dengan kesungguhan.

"Kamu kan tahu kalau papanya Ibnu sakit Ya. Kenapa kamu berharap?" Nanang bertanya penuh selidik.

"Papanya udah sehat Nang. Kemonya juga udah berakhir. Rambutnya udah mulai tumbuh, dia juga udah gemukan sekarang." Aku rasa papa Ibu memang sudah sembuh sepenuhnya.

"Bahkan saat kami masih sebagai suami istri, mas Reza nggak pernah sekalipun ajak aku dan Ibu ke pantai bertiga. Padahal kamu tahu kan di Tengah pantainya sangat dekat dari rumah, indah semua lagi pantainya. Bayangin aja sampai anaknya usia empat tahun, kalau nggak sama keluarganya ya udah kita nggak pernah kemana-mana Nang." Aku hanya menunduk lesu. Ku tatap pinggir terotoar yang basah akibat hujan.

"Padahal kamu paling suka traveling ya Ya. Paling suka berpetualang. Paling suka menjelajahi wilayah-wilayah baru yang belum pernah kamu datangi. Kamu juga paling suka Pusuk dan kopi." Nanang tersenyum padaku penuh arti. Memang Nanang yang selama ini paling mengerti aku. Namun sayang saat itu kami masih terlalu muda untuk memutuskan tetap bersama.

"Iya Nang. Tapi semuanya udah nggak kayak gitu lagi sekarang. Aku bahkan kehilangan jati diri aku Nang. Aku merasa aku yang saat bersama suamiku adalah orang lain. Orang lain yang harus selaku baik. Or…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!