Semerbak harum dari wangi bunga-bunga yang berada di taman mulai tercium saat Kanaya membuka jendela kamarnya. Angin pagi semilir berhembus, mengenai wajahnya yang masih terlihat sendu. Udara pagi yang masih segar membuat pikiran Kanaya terasa rileks. Kedua sudut bibir Kanaya tertarik ke atas dan dia menutup kedua matanya untuk merasakan udara pagi masuk memenuhi rongga paru-parunya.
Saat membuka mata, Kanaya teringat dengan ucapan Adnan kemarin malam.
"Udahlah tinggal makan juga. Kalau memang kamu gak suka, kamu saja yang masakin kita berdua." Kalimat itu terngiang-ngiang dalam benaknya.
Kanaya melirik jam dinding yang menunjukkan pukul setengah enam pagi. Seharusnya sekarang ini Vania dan Adnan masih terlelap. Sepertinya tak akan masalah jika Kanaya membuat sedikit keributan saat memasak nanti.
Tanpa menutup kembali jendela kamarnya, Kanaya masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri. Dia berharap udara dalam kamarnya bisa berganti lebih segar hingga nantinya bisa menaikkan mood agar menjadi lebih baik.
Hanya memakan waktu kurang lebih sepuluh menit lamanya Kanaya membasuh diri lalu segera mengganti pakaian. Udara pagi dari luar terasa lebih dingin dari biasanya. Kanaya mencari-cari pakaian panjang yang sudah dia masukkan ke dalam lemari namun nihil. Dia sama sekali tak menjumpai pakaian panjang yang seharusnya ada beberapa helai hingga dirinya teringat jika pakaian panjang miliknya masih teronggok semua di dalam keranjang baju kotor.
Setelah membolak-balikkan baju di dalam lemari, akhirnya Kanaya menemukan pakaian yang tertutup meski itu adalah pakaian tidur. Itu lebih baik dibanding harus mengenakan celana pendek beserta kaos di saat udara pagi serasa menusuk-nusuk kulit hingga menembus ke tulangnya.
Kanaya merasa senang menatap cermin panjang saat sudah mengenakan pakaian tidur yang sudah lama tidak dipakainya. Terusan putih dibawah lutut itu nampak pas di badan Kanaya dengan bordiran bunga di bagian bawahnya. Kanaya membiarkan rambutnya tergerai ke b…
The Second Wife
Bab 7
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 30 Episodes
Comments