Bab 12

Vania tengah tertidur pulas saat Kanaya masuk ke dalam kamar inapnya. Kanaya duduk di samping ranjang, menatap Vania yang begitu tenang terbaring di atas ranjang pasien. Wajahnya tetap ayu meski tanpa mengenakan makeup. Usia mereka terpaut cukup jauh, Vania berusia sepuluh tahun diatasnya namun kecantikannya luar biasa.

Kecantikan Vania begitu natural, menurun dari sang ibu yang juga tak kalah cantiknya meski usianya sudah menginjak kepala lima. Hidung Vania mancung, berkulit putih bersih, memiliki gigi gingsul dan lesung pipi saat tersenyum. Tak hanya itu, surainya lurus, tebal dan kehitaman. Badannya kurus namun beberapa bagian penting menonjol sempurna karena rajin berolahraga dan menjaga pola makan.

Tak ayal, Adnan membandingkan dirinya yang seperti tidak ada apa-apanya dengan Vania.

Kanaya mengingat ucapan Vania tentang kecantikan yang berasal dari perawatan dan kepercayaan diri yang harus dibangun secara perlahan. Itu semua modal agar menjadi wanita yang cantik dan mempesona. Dalam benaknya, dia sangat menginginkan hal itu agar kelak dia tak menjadi wanita yang mudah diremehkan orang-orang.

Menunggui Vania yang masih tertidur lelap, Kanaya membuka ponsel dan memilih aplikasi berwarna hijau. Beberapa pesan dari Kevin perlahan mulai berkurang. Kanaya menghela napas pendek, berpikir mungkin saja Kevin sudah lelah untuk menanyakan keberadaannya.

Setelah berpuas diri membuka pesan satu persatu di aplikasi tersebut, Kanaya teringat dengan secarik kertas yang berada di balik saku jaketnya. Kanaya pun mengambil dan memasukkan nomer yang tertulis ke dalam ponsel, menamakan kontak dengan nama om Hilman.

Sebenarnya saat Kanaya melihat wajah Hilman, dia merasa usianya sepantaran dengan Vania dan Adnan atau hanya selisih beberapa tahun saja. Namun karena saat percakapan tadi pagi di kantin Hilman mengatakan Kanaya sepantaran dengan keponakannya, jadilah Kanaya memilih untuk memanggilnya om saja.

Kanaya memilih mengontak Hilman lewat aplikasi hijau.

[Siang, Om. Ini aku Nay…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!