Sekitar satu jam setelah meminum minuman dari milik Tania, Kanaya seperti tak merasakan apapun dalam dirinya. Hanya sesekali merasakan gerah karena Kanaya merasa matahari tengah terik-teriknya. Keringat terlihat terus bermunculan dari kulitnya. Hingga Kanaya memutuskan untuk mengganti pakaiannya dengan sebuah tank top beserta celana hot pants. Dia merasakan gerah yang luar biasa hingga sebuah ac pun tidak bisa mengatasi kegerahannya.
Akhirnya Kanaya beranjak dari kamar. Suasana rumah nampak sepi saat Kanaya mengedarkan pandangannya ke sekitar. Dengan langkah yang cepat, Kanaya bergegas menuju ke dapur untuk mencari-cari sesuatu yang dingin agar kegerahannya bisa teratasi.
Dua minuman botol air mineral dingin berukuran kecil pun sudah dia habiskan, tapi rasa gerah dalam dirinya masih tak mau menghilang. Bahkan Kanaya merasakan perasaan tak biasa yang mulai bergejolak dalam hatinya dan Kanaya tak tahu itu apa.
Oleh karena itu, Kanaya memilih kembali ke dalam kamar untuk mengguyur seluruh badannya menggunakan air dingin, berharap air dingin nanti bisa mengatasi sesuatu dalam dirinya yang seperti tidak bisa dia kontrol.
Hampir satu jam lamanya Kanaya berendam dalam bathtub karena guyuran air dingin dari shower saja tak mampu mengatasi masalah dalam dirinya, namun lagi-lagi berendam juga tak bisa mengatasi hal tersebut. Hingga sebuah ketukan di pintu yang cepat membuat Kanaya sedikit tersadar dari lamunan, dengan asal dia mengenakan kimono handuk lalu keluar.
"Ada apa?" tanya Kanaya datar saat melihat kedatangan Adnan. Sejenak, kedua matanya menulusuri seluruh tubuh Adnan dari atas sampai ke bawah. Lagi-lagi sesuatu yang tidak dia ketahui muncul dalam dirinya, membuatnya begitu bergairah ingin menyentuh Adnan. Kanaya menggeleng cepat agar dirinya kembali tersadar.
"Siang-siang gini kamu mandi?" Adnan heran saat memperhatikan rambut Kanaya yang masih menetes serta wajahnya yang nampak pucat.
"Gerah aja." Kanaya menjawab dengan singkat. Dia memalingkan wajahnya dari Adnan,…
The Second Wife
Bab 21
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 30 Episodes
Comments