Setelah pertemuannya dengan Kevin kala itu, Kanaya sering berbalas pesan dengan Kevin bahkan sesekali mereka saling menelepon. Kanaya yang tadinya bosan dan seperti tidak bersemangat kini merasa sedikit bergairah dan senang saat menjalani aktivitas. Rasa-rasanya, Kanaya seperti mendapatkan harapan baru jika dirinya telah selesai urusan dengan Adnan dan Vania nanti.
'Tetapi, apa Kevin akan tetap menerimaku setelah aku menceritakan tentang apa yang aku lakukan sebenarnya saat ini?'
Kanaya mengubur rasa keraguan itu di hatinya dalam-dalam. Entah bagaimana dia akan menceritakan kisahnya nanti pada Kevin, yang jelas dia akan menjalani apa yang terjadi sekarang. Urusan itu akan dia pikirkan nanti setelah kondisinya siap dan memungkinkan.
Ponselnya kembali berdering panjang saat dia hendak membaringkan diri di atas ranjang. Kanaya menengok layar ponsel, menampilkan nama Kevin yang tertera. Senyum tipis terbit di wajah Kanaya. Kevin meneleponnya rutin setiap malam di jam sepuluh tepat.
Seperti biasa, saat mereka saling mengobrol di ponsel, Kevin selalu yang paling aktif saat bercerita. Sedang Kanaya hanya merespon cerita dari Kevin seperlunya saja. Sejujurnya, lama kelamaan Kanaya merasa sedikit bosan melakukan hal seperti itu setiap mengobrol dengan Kevin. Sesekali Kanaya ingin didengarkan juga oleh Kevin. Sesekali Kanaya juga ingin ditanyai kabar seharian ini. Bukan hanya Kevin terus yang selalu menumpahkan cerita pada Kanaya lalu segera menutup panggilan begitu sudah merasa puas.
Hal itu membuat Kanaya mengabaikan panggilan dari Kevin di malam berikutnya. Ponselnya terus berdering panjang namun Kanaya tak mau peduli. Dia memilih fokus untuk menyiapkan segelas minuman beserta cemilan untuk menemaninya nonton TV.
Suara langkah kaki dari kejauhan membuat Kanaya mengarahkan pandangan ke arah pintu dapur, tadinya dia mengira itu adalah Vania yang belum terlelap. Namun dia terkesiap saat melihat Adnan yang memasuki pintu dapur.
"Kenapa kamu? Kok kayak lagi ngeliat hantu?" tan…
The Second Wife
Bab 27
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 30 Episodes
Comments