Pagi sekali saat Kanaya tengah memasak sarapan, Adnan sudah nampak rapi mengenakan kemeja abu muda berlengan panjang yang digulung sampai ke sikutnya. Celana panjang hitam formal serta tas kerja berukuran sedang dan mengenakan sepatu. Hari ini Adnan ingin mengerjakan tugas kantor sembari menemani Vania di rumah sakit.
Tadi malam, dia tak bisa menemani sang istri karena terlalu mabuk selepas merayakan kemenangan projek di perusahaan-tempatnya bekerja. Maka dari itu, dia akan mengambil libur hari ini dan memilih mengerjakan tugas-tugas kantornya sambil menemani Vania.
Langkah Adnan begitu cepat menuruni anak tangga, dia ingin segera sampai di rumah sakit karena sudah tak tahan menahan rindu pada sang istri. Namun saat dia tak sengaja melewati dapur dan sudah sampai di ruang tamu, langkahnya berhenti sesaat lalu kembali lagi ke arah dapur.
"Gila lo ya?" seru Adnan menatap Kanaya yang tengah sibuk membelakanginya menghadap kompor. "Ngapain pagi-pagi buta pakai baju kurang bahan kayak gitu?" Adnan tertawa terpingkal-pingkal.
Kanaya membalikkan badan, menatap datar pada Adnan yang tengah memegangi perutnya karena terpingkal-pingkal. Kanaya menghela napas lelah lalu menuju ke wastafel untuk mencuci peralatan masaknya.
"Haha, aduh... gak bisa berhenti ketawa aku. Kamu pikir setelah pakai baju gembel, aku jadi tertarik gitu sama kamu?" Adnan kembali menatap lingerie tipis berwarna hitam yang dipakai Kanaya. Dia kembali terpingkal-pingkal karena memang sama sekali tak merasa takjub atau bergairah saat melihatnya. Kini Adnan jadi mengerti apa yang diucapkan gadis itu perihal ucapan terakhirnya kemarin.
Dengan wajah yang cemberut, Kanaya mencuci sebuah panci dengan kasar. Tadi malam, dia sudah percaya diri dengan idenya untuk menggoda Adnan. Namun rupanya dia salah besar. Bukan tatapan takjub yang dia dapatkan, malah hinaan dan ejekan yang di dapatkannya. "Huh, nyebelin banget sih!" gerutunya sambil menarik keran air dengan kasar hingga keran tersebut lepas dan air muncrat…
The Second Wife
Bab 14
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 30 Episodes
Comments