Badan Kanaya sudah merasakan lebih enak saat dia terbangun dengan meregangkan kedua tangannya ke atas. Kanaya tersenyum tipis, merasa seperti sehabis bermimpi indah tadi malam. Dia merasa bermimpi menghabiskan malam yang panjang dengan terlelap dalam pelukan seseorang yang hangat.
Hal yang sangat Kanaya inginkan dari dulu, disaat dia merasa sangat sedih dan kalut namun sama sekali tidak ada seseorang yang bisa dia jadikan sandaran. Padahal pelukan dari seseorang sangat dia butuhkan saat dimana dia sudah tidak punya kedua orangtua.
Menyudahi tentang bayangan mimpinya semalam, Kanaya memutuskan turun dari ranjang hendak berjalan ke arah kamar mandi. Namun saat dia melihat ke arah atas nakas, dia berhenti sejenak. Dia melihat secarik kertas di atas nampan yang berisi obat dan segelas air.
Kedua matanya terbelalak lebar saat membaca pesan di secarik kertas tersebut. 'Maaf aku gak bisa menemanimu sampai pagi. Semoga cepat sembuh.'
Kanaya kira, dirinya hanya bermimpi saat dirinya terlelap dalam pelukan seseorang. Namun saat dia menggali kembali ingatannya semalam, dia baru teringat jika dia menarik kaos Adnan dan memintanya untuk menemani tidurnya semalam.
Kedua pipi Kanaya memerah, dia merasa sangat malu dengan kelakuannya sendiri. Membatalkan niat ke kamar mandi, dia malah membaringkan diri di atas kasur sambil menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut. Sungguh dia merasa sangat malu hingga membenamkan wajahnya di bantal.
Bunyi keroncongan dalam perutnya terdengar nyaring hingga membuatnya mau tak mau menyudahi tingkahnya dan segera menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
***
Kanaya sudah nampak segar setelah keluar kamar. Dia mengenakan baju oversize warna biru tua yang dipadu dengan celana pendek warna krem. Demamnya sudah turun, badannya juga terasa lebih segar dibanding kemarin. Hanya perut bawahnya saja yang mulai terasa sedikit nyeri dengan punggung bawah yang terasa kaku. Kanaya mengira, mungkin itu adalah gejala menstruasi mengingat jadwal menstruasi yan…
The Second Wife
Bab 26
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 30 Episodes
Comments