"Kenapa malah jadi berenang?" gumam Adnan saat melihat status aplikasi hijau dari sang mama. Wajahnya nampak memerah karena menahan amarah.
Dalam video yang diunggah oleh sang mama. Terlihat jelas Kanaya yang begitu intim berdekatan dengan Hilman saat diajari olehnya berenang. Bahkan di video selanjutnya, Kanaya nampak ceria dan sering tertawa. Sisi lain dari Kanaya rupanya akan nampak jika dia berada di hadapan orang yang membuatnya nyaman.
Bahkan beberapa kali Adnan melihat Kanaya yang seperti terus mengoceh saat diajari Hilman di video tersebut. Padahal saat bersama dirinya atau yang lain, Kanaya cenderung irit bicara atau bicara seperlunya saja.
"Shit! Dia kayak orang lain aja." Adnan masih kesal dalam monolognya.
"Kamu kenapa, Yang?" tanya Vania setelah dari kamar mandi. "Kok kayak marah-marah sendiri?"
"Eh, enggak, Say. Lagi kesal aja pas main game," jawab Adnan berbohong.
"Oh iya, tadi dokter bilang aku udah boleh pulang besok. Soalnya hasil lab dan lain-lain aman, rawat jalan aja katanya."
"Oh iya."
Vania mengerutkan kening sambil memonyongkan bibirnya. "Kok kamu gak keliatan bahagia gitu aku mau pulang?"
"Hah?" Adnan menatap aneh pada Vania. "Siapa yang bilang aku gak bahagia?"
"Ya itu responnya biasa aja."
Adnan terkekeh kecil, dia mengabaikan ponselnya di atas meja lalu menghampiri Vania.
"Maaf ya, aku lagi sibuk tadi." Adnan memeluk Vania erat. "Aku bahagia banget kok kalau kamu besok udah diperbolehkan pulang. Itu tandanya kita bisa ina-inu lagi."
Reflek Vania mencubit lengan Adnan yang direspon dengan meringis kesakitan. "Sakit tahu, Say." Adnan melepas pelukan mereka sambil memegangi lengannya yang sedikit perih.
"Rasain! Lagian siapa suruh malah bilang sesuatu yang romantis kayak gitu. Aku kan jadi terharu."
Adnan yang merasa gemas pun mengecup bibir Vania lalu memagutnya lembut. Mereka berdua larut dalam kemesraan hingga tak sadar ada seorang wanita yang tengah memperhatikan sambil menahan luka.
***
Seharusnya memang Kanaya tak boleh merasa sakit…
The Second Wife
Bab 18
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 30 Episodes
Comments