Bab 11

Telinga Kanaya terasa memanas mendengar ucapan Adnan yang sepertinya ditujukan untuknya. Tangannya memegang erat tas bekal yang sedari tadi dibawanya. Dia kira, Adnan sudah mulai mencoba menganggap kehadirannya, namun rupanya dia salah. Adnan hanya menganggapnya sebagai tukang masak, tak lebih.

"Aku udah nawarin kamu dari jauh-jauh hari sebelumnya, tapi kamu kekeh bilang menyerahkan urusan ini semua ke aku. Sekarang giliran udah aku cariin, kamunya malah kayak gitu. Aneh lho kamu, Mas." Vania terlihat lelah dia bahkan menyenderkan punggungnya di sandaran bed pasien.

"Aku gak nyangka aja kamu nyarinya yang kayak kurang gizi gitu. Udahlah dadanya tepos, gak ada pantat. Beda jauh dengan badan kamu, Sayang." Terlihat Adnan mengusap-usap lembut bahu Vania.

Sontak Kanaya memegang bagian dadanya dan meraba. Kedua mata Kanaya mulai memanas dan berembun. Baru kali ini dia mendengar langsung dari mulut seorang pria tentang fisiknya yang dinilai kurus dan kurang gizi. Ingin rasanya dia masuk ke dalam kamar, menumpahkan semua isi sop panas ini di wajah Adnan yang sombong dan menyebalkan.

Namun kesabaran Kanaya segera menguasainya. Dia memilih mundur dan berjalan berbalik arah. Dia butuh ketenangan agar tak bertindak secara gegabah. Berjalan kembali dan memasuki lift, dia langsung menekan tombol satu. Masa bodoh dengan Adnan yang sudah menunggu seseorang untuk bergantian menjaga Vania. Dia mementingkan perasaannya yang terluka.

Di lantai satu terdapat lobi yang sangat luas dengan sebuah kantin rumah sakit yang masih tutup. Tertulis jam buka di rumah sakit tersebut masih nanti sekitar jam delapan pagi. Kanaya memilih duduk di salah satu kursi milik kantin, menaruh tas bekalnya di atas meja dan menaruh kepalanya yang terasa berat.

"Seandainya ini kepala bisa aku tinggal, udah aku tinggal gak akan aku bawa kemana-mana," gumamnya sedih.

Kanaya memiringkan kepalanya ke arah kanan. Masih dengan menidurkan kepalanya di atas meja, Kanaya menatap orang-orang yang tengah berlalu lalang m…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!