"Siapa juga yang lagi ngomongin kejelekan Vania? Mama cuma ngomongin fakta." Putri menghela napasnya berat. "Andai aja kamu dulu dengerin omongan mama."
"Ma!" Adnan terlihat kesal dengan mamanya. "Aku tuh udah besar. Aku berhak menentukan atas pilihan hidupku sendiri."
Setelahnya, Adnan berjalan keluar dari dapur dengan ekspresi yang gelap.
"Mau kemana kamu?" teriak Putri. "Adnan! Adnan! Mama masih belum selesai bicara." Putri terus memanggil Adnan yang seperti sengaja membuat telinganya tuli. Adnan terus berjalan menaiki anak tangga untuk masuk ke dalam kamarnya.
Kanaya yang melihat perdebatan anak dan ibu itu memilih untuk diam saja sambil melanjutkan makan sandwich yang menurutnya sangat enak.
"Hah. Dasar anak bandel!" kesal Putri.
Menyadari keberadaan Kanaya yang masih berada di sampingnya, Putri pun menolehkan kepalanya. "Maafin tante ya, Nay. Kamu pasti jadi gak enak deh."
Dengan wajah yang kikuk, Kanaya tersenyum formal. "Gak apa-apa kok, Tante. Anggap aja aku lagi gak ada di sini."
"Tante itu sebel, Nay. Andai aja Adnan dengerin apa kata tante dulu. Pasti tante udah nimang cucu banyak sekarang." Kedua mata Putri terlihat sendu, menjadikan Kanaya ikut merasakan sedihnya.
Tangan Kanaya memegang tangan Putri dan mengusapnya. Wajah Putri yang terlihat sendu mengingatkannya pada ibunya yang telah tiada. Dulu sewaktu kecil, Kanaya sering melihat ibunya berwajah seperti sembari menatap luar rumah dalam waktu yang lama. "Yang sabar ya tante, aku doain semoga tante bisa segera dapet cucu."
Kedua sudut bibir Putri terangkat ke atas. Dia tersenyum lebar meski kedua matanya masih menampilkan rasa sedihnya. "Kayaknya gak mungkin deh, Nay. Kamu kan tahu sendiri kalau kakak sepupumu itu memiliki resiko tinggi kalau sampai bisa hamil. Jadi harapan tante itu kayak semakin jauh gitu lho."
Kanaya membenarkan perkataan Putri dalam hatinya, karena alasan itulah Vania memberikan tawaran pada Kanaya agar bisa mengandung anak dari Adnan. Tapi tentu saja tanpa sepengetahuan Putri…
The Second Wife
Bab 17
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 30 Episodes
Comments