•Terjebak
"Sttt... kamu pasti rindu sama Papa ya nak.." Bisikan suara itu benar-benar seperti membuat bulu kuduk Adira berdiri. Dia tidak menyangka jika Om Angga-suami Mamanya. Memeluknya di belakang.
Dengan susah payah tangan Adira yang masih kotor pun menepis tangan Om Angga yang berada melingkar di perutnya. Untungnya Pria itu melepaskan Adira. Namun wajahnya tampak tak bersalah.
Sedangkan Adira berusaha untuk terlihat baik-baik saja. Dalam benaknya, Adira mencoba berfikir positif. Mungkin Om Angga memeluknya karena rindu pada anak. Tapi karena Adira yang memang sangat sensitif dengan sentuhan, alias tidak bisa menerima sentuhan orang lain itu merasa risih dan berpikiran buruk.
Dengan ciri khas wajah Om Angga yang selalu ramah dan tersenyum manis. Pria itu mengusap kepala Adira, padahal selama ini Papa tirinya itu tidak pernah melakukan hal intens pada Adira, kecuali pada Mira.
"Maaf yaa.. Papa bikin kamu kaget, habis kamu serius banget sih bebersihnya."
Om Angga memang lima tahun belakangan bekerja di luar kota dan sangat sibuk. Jadi dia hanya akan pulang sesekali.
"Hm.. Iya P-pa." Dengan tidak ikhlas selalu Adira memaksakan dirinya menyebut pria di hadapannya sebagai 'Papa'.
Tangan Om Angga yang tadinya berada di kepala Adira kini beralih ke dagu gadis itu.
"Kamu makin cantik saja ya? Terakhir kali yang Papa ingat wajah kamu itu penuh jerawat, dan tubuh kamu gendut." Tatapan mata Om Angga tak biasa. Adira hanya bisa menahan nafasnya. Merasa takut, dan berdoa agar Mama atau Mira segera pulang.
Karena Adira masih mengenakan piyama tidur, dengan panjang lengan sesiku. Membuat kulit putih bersihnya terlihat. Dan itu di perhatikan oleh Om Angga. Pria tua itu mengelus tangan Adira.
"Sekarang kamu udah putih bersih ya.."
Sentuhan itu benar-benar membuat Adira tidak lagi bisa berfikiran positif. Dia ingin kabur dari situasi tidak nyaman ini. Namun rasa takut menguasai.
"Adira!" Suara Mira akhirnya terdengar. Pintu rumah langsung terbuka lebar. Dengan gelag…
AKU TALAK SUAMI-MU!
BAB
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments