• Mengalah demi kebahagiaan Mama
Di dalam rumah sakit Linda terbangun dengan bagian dadanya yang sesak akibat asam lambungnya kumat. Matanya kunang-kunang menatap plafon berwarna putih di atasnya. Teringat akan suaminya yang tengah di tahan di kantor polisi. Hati Linda sesak mengingat alasan suaminya bisa berada di tempat yang buruk itu.
Rasa amarah Linda membuat lambungnya ikut mengamuk. Linda benci pada anak dari mantan suaminya itu.
"Eh ternyata Mamanya Mira sudah siuman ya, Alhamdulillah." Suara Yuni membuat Linda membuyarkan lamunannya. Dengan terpaksa Linda menyunggingkan seulas senyuman tipis dengan bibirnya yang pucat.
"Maaf ya Yuni, saya sepertinya udah merepotkan kamu."Linda mencoba untuk bangun dan menyadarkan punggungnya di bantal. Di bantu oleh Yuni yang sedari tadi tak hentinya menyunggingkan senyuman lebar.
Alis Linda bertaut tak paham dengan ekspresi wajah tetangganya itu. Bukankah Linda sedang sakit, rasanya tidak pantas untuk di berikan senyuman sumringah seperti itu. "Kamu ini kenapa sih Yun? Saya ini lagi sakit, harusnya kamu kasian sama saya. Bukan malah senyum-senyum gajelas begitu. Apa kamu seneng ya liat saya sakit?!"
"Haduh Mamanya Mira kok nge-gas gitu sih sama saya. Inget Mam, asam lambung itu bisa kumat juga karena gampang emosian dan banyak pikiran lhoo! Anak Mama Mira kan dua-duanya sudah gadis dan sebentar lagi bakalan punya menantu. Bagusnya Mama Mira kurang-kurangi deh emosinya." Ujar Yuni sambil tetap memasang ekspresi senang dan santai. Seolah teguran Linda hanya angin lewat tanpa arti. Lagian, di kamus Yuni, orang yang sudah tua itu terlalu merasa dirinya benar karena sudah hidup lebih lama dan lebih dahulu dari pada yang muda. Padahal kedewasaan dan kelapangan hidup itu bisa datang dari berbagai usia. Lagi pula jaman sekarang itu sudah modern dan seharusnya berpola pikir lebih luas dan bebas.
Berbeda dengan pikiran Yuni, Linda justru malah semakin mengomel di dalam benaknya. Jika bukan karena Yuni sudah menolongnya mungkin sa…
AKU TALAK SUAMI-MU!
BAB
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments