• Datang
Pagi dengan rintik hujan yang deras, Yovan terbangun karena tenggorokan nya terasa sangat kering, tetapi saat meraih gelas di samping tempat tidur, airnya telah kosong. Jadilah Yovan keluar kamar, tak lupa dia juga sekalian membawa mangkok bekas mi semalam. Meninggalkan Adira yang masih tertidur pulas.
Tetapi langkahnya terhenti ketika melihat Ayu-Bundanya berdiri di depan pintu dengan wanita yang memakai jas hujan. Dan mata Yovan tau sosok itu. Jelas saja membuatnya kaget kemudian buru-buru meletakkan mangkok di sembarang tempat. Lalu menarik lengan Mira keluar dari rumah. Sedangkan Bunda masih mematung terdiam.
Walaupun kakinya harus menginjak rumput yang becek karena air hujan yang masih terus turun. Yovan tak peduli. Dia kemudian melepaskan tangannya dari Mira tepat di sebelah rumah. Yang jaraknya cukup jauh dari arah letak kamar Adira.
"Aduh Mas Yovan.. Sakit tau!" Keluh Mira sambil memegangi lengannya yang ternyata memerah.
"Buat apa kamu sampai datang ke sini? Selama ini aku selalu membantu kan? Ada urusan apa yang membuat kamu harus datang ke rumahku?"
Dahi Mengkerut heran dengan sikap Yovan yang sangat berlebihan. "Emangnya kenapa sih kalau aku datang ke sini? Adira kan adikku apa kamu lupa? Oh iya kamu mungkin belum tau ya Mas jika aku adalah kakak kandung Adira. Wajar dong kalau aku datang untuk bertemu dia."
Yovan terdiam,"Terserah kamu mau kakak kandung atau bukan, kalau kedatangan mu ke sini hanya ingin membuat gaduh dan berkoar-koar perihal anak kandung atau angkat. Baiknya kau pergi sekarang, karena itu bukan urusan kami. " Yovan menunjuk wajah Mira. "Dan lagi, masalah rumah tangga mu yang kacau itu, urus saja sendiri. Sudah jelas lelaki itu tidak menyukaimu, tapi masih saja keras kepala. Anak di dalam kandunganmu itu jadi korban. Harusnya kau bisa mengubah nasib anakmu supaya tidak seperti ibunya."
Setelah selesai mengungkapkan unek-uneknya Yovan langsung kembali ke dalam rumah meninggalkan Mira yang terbisu.
"Van anak itu sudah pulang…
AKU TALAK SUAMI-MU!
BAB
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments