• Masa lalu saja
Bunda menatap tajam pada Yuna. "Jangan asal bicara Yuna. Masalah itu sudah bunda lupakan. Dan lagi, perempuan itu yang bersalah."
Yuna ingin menjawab. Tetapi dengan cepat Yohan memotong ucapannya. Remaja itu tidak ingin melihat kedua orang yang dia sayangi bertengkar hanya karena masalah di masalalu. "Udah Mbak, itu kan masa lalu. Mau di bahas sekarang pun enggak akan bisa berubah h. Lebih baik kita fokus ke masa depan. Dari pada mengusik masalalu."
"Hilih kamu ini masih bocah udah bisa-bisaan aja berkata bijak."
"Umur aku sebentar lagi 17 mbak, sudah seharusnya makin bertambah usia makin dewasa dan bijaksana dong" Bangga Yohan. Walaupun usianya masih muda, dia selalu melihat sesuatu dari sudut pandang yang begitu dewasa. Tidak mau asal menghakimi. Bisa di bilang dalam hal apapun Yohan akan memikirkan dulu setiap tindakan nya akan memiliki konsekuensi seperti apa jika dia ambil.
"Jangan pernah ungkit lagi masalalu Yuna." Tegur Bunda.
"Terus, apa persoalan Adira juga harus di tutupi dari dia bunda?" Lagi dan lagi mulut Yuna melontarkan kata-kata yang membuat mulut bunda terbuka.
Selain Yaya anaknya yang lain pun tahu?
"Bicara apa kamu ini Yuna!" Bahkan wajah Yohan pun terlihat mengetahui sesuatu. Namun Yohan lebih pandai menjaga sebuah rahasia. Dan berpura-pura tidak tahu.
Yaya menatap Yohan, begitu pun sebaliknya. Aura di rumah seketika menjadi mencekam. Apalagi Yuna menatap bunda dengan heran, dan tak mau kalah. Sambil terus menimang anaknya dalam gendongan.
"Bunda tau? Bentuk dari kasih sayang itu adalah kejujuran. Kalau satu rumah ini menyimpan rahasia keluarga Adira yang bahkan dia sendiri tidak tahu. Bukankah itu sama saja dengan membuat dia merasa bodoh?" Yuna menarik nafasnya, kesal. "Aku pernah berada di posisi itu, walaupun aku adalah seorang anak. Tapi aku berhak untuk tau dengan apa yang tengah terjadi pada keluarga. Aku enggak perlu jelasin kan Bun?"
Bunda terdiam. Matanya berkaca-kaca. Yang di katakan Yuna ada benarnya. Seharusny…
AKU TALAK SUAMI-MU!
BAB
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments