•Tak ada rasa
Adira perlahan membuka matanya. Mengerjap mencoba melihat lampu dengan jelas. Kepalanya terasa sangat sakit. Ingatannya pun langsung berputar seperti film. Setiap adegan terasa begitu nyata. Membuat nafasnya terasa berat. Dia takut, dia ingin Mamanya menolong.
"Sayang.. kamu gapapa? Ini minum dulu.." Yovan membantu Adira duduk dan membantunya minum.
"Mas..." Mata Adira memerah. Tidak menyangka jika Yovan sudah ada di sini, menemaninya. Hatinya sedikit menjadi lega.
"Aku- aku gatau Mas, pria itu- dia malah mau-"
Yovan menaruh telunjuknya di bibir Adira, "Jangan paksain buat cerita sayang. Mas tau kamu masih syok dan butuh waktu. Sekarang kamu tenangin diri dulu. Percaya sama Mas ya."
Adira menggeleng, dia ingat pasti tatapan mata Angga yang begitu beringas. Tangannya yang tidak tau sopan santun. menggerayangi tubuh nya. Adira berfikir jika sudah pasti saat dia pingsan, Angga si pria tua itu pasti sudah melakukan hal yang tidak pantas padanya. Karena dia tidak ingat apapun lagi setelah itu.
"A-ku kotor Mas.. Aku Ko-Tor.." Tangis Adira pecah.
Yovan memeluk gadis itu, mengusap kepalanya agar tenang.
"Enggak sayang, kamu engga kotor. Kamu enggak di apa-apain sama orang itu." Yovan terus menenangkan Adira yang menangis.
*
"Mira! Mana adik kamu itu?!" Linda datang dengan wajah yang merah padam. Setelah ikut suaminya ke kantor polisi, dan tak bisa membebaskan suaminya secara langsung karena Adira masih belum sadar, Linda memutuskan untuk menemui Adira agar anaknya bisa mencabut laporan itu langsung. Tanpa harus membuat Linda mengeluarkan uang.
Mira yang duduk di samping Rain pun memberikan isyarat pada Mamanya agar mengecilkan volume suaranya yang menggelegar seperti mau melabrak. Lalu menarik lengan Mamanya untuk duduk.
"Kamu kenapa sih? Adik kamu itu udah memfitnah Papanya sendiri." Susah payah Linda menahan suaranya.
"Ini rumah sakit Ma, jangan bikin keributan. Mama gamaukan keluarga kita jadi viral di sosmed?"
"Hm.. anak itu sudah bangun belum?" Li…
AKU TALAK SUAMI-MU!
BAB
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments